WEIRD WEDDING ~eunsya~

Published Maret 28, 2011 by ♥NyorHeesya♥

Lee hyukjae

Lee heesya

Kim heechul

 

My Black Prince

Heesya pov

 

Hari ini aku terpaksa pulang dari italy hanya untuk bertemu dengan calon suami ku, padahal aku sudah mau wisuda minggu depan tapi appa dan omma tidak mau menunggu lagi, aku benar-benar tidak suka dengan namja yang akan dijodohkan dengan ku, dia itu salah satu member superjunior, dan aku tidak suka dia karena dia katanya terkenal playboy dan tingkahnya yang konyol, bisa-bisa dia menyelingkuhi ku dengan yeoja lain.

Setengah jam aku menunggu di bandara tapi dia belum muncul lagi…

 

“yoboseyo… omma” jerit ku

“ya wae berteriak begitu? Waeyo belum sampai rumah? Kalian kemana dulu?”

“omma dia belum datang, aku pulang sendiri saja yah? Belum apa-apa dia sudah memberikan pada ku kesan buruk” ku berdiri dari duduk ku saking kesalnya

“tunggu saja, mungkin eunhyuk sangat sibuk tapi dia berjanji pada omma akan mejemput mu, ok sayang tunggu saja yah!” aku menutup telpon tanpa mengucapkan kata apapun lagi, sudah mau satu jam dia belum muncul juga. Kesabaran ku sudah hampir habis, lebih baik aku pulang sendiri saja. Tapi ketika aku berdiri dia sudah ada dihadapan ku.. kami saling memandang bukan karena terpukau tapi karena aku sangat kaget dan sepertinya dia sedang memastikan sesuatu.

“yyaa apa yang kau lihat?” bentak ku, rasanya ingin mencakar wajahnya yang sok inosent itu

“kau lee heesya?”  tanyanya polos

“ne.. apa kau tidak mengenali ku? Dasar playboy”

“siapa yang playboy? Aku hanya diberi poto mu dan Kita baru bertemu jadi wajar kalau aku tidak mengenali mu” cibirnya yang tak kalah jutek dari ku, benarkan dia sangat menyebalkan, ohh god mana mungkin aku menikah dengannya.

“tentu saja kamu, gak mungkin aku kan? Terus waeyo baru datang? Aku menunggu disini 1 jam, pasti kamu habis berkencan dulu yah?” dia mulai tersenyum aneh

“ya kita baru bertemu, tapi pikiran mu jauh sekali, kamu belum tahu aku kan? Tapi sepertinya kamu sudah sangat mencintai ku? Sampai cemburu begitu.” mulut ku menganga tak percaya dengan ucapannya, aku sangat tidak padanya masa dia anggap aku suka padanya, dasar otaknya tidak jalan, sudah jelas-jelas aku menunjukan rasa tidak suka ku.

“mwooya? Aku mencintai mu? Kalau kau pintar harusnya kau bisa menarik kesimpulan kalau aku sangat tidak suka pada mu, arraso,,” aku sedikit berteriak agar dia bisa mencerna ucapan ku dengan baik. Tapi dia hanya terkekeh membuat ku makin aneh.

“sudah mengaku saja, kalau kau tidak menyukai ku mana mungkin kamu cemburu pada ku karena yeoja lain, ayo pulang aku ada jadwal lain” aku mencerna ucapannya sangat lambat, dan tak sadar dia sudah menarik tangan ku dan membawa koper ku menuju mobilnya..

 

“masuklah!!” ucapnya, dia membukakan pintu depan dan aku duduk disampingnya.

“aku begitu tidak menyukai mu karena kamu itu playboy, jadi jangan berpikir aku suka pada mu” dia hanya terkekeh dan menyalakan lagu lalu melaju dengan kecepatan sedang,, wae dia tidak membalas ucapan ku? Semoga dia tidak berpikir lagi aku menyukainya.

 

Dia mengangkat telponnya,,

“hmm,, sekarang?”

“baiklah, aku kesana sekarang”

 


“ini bukan arah ke rumah ku kan?” tanya ku padanya

“aku harus ke kantor sebentar, ada yang harus aku tanda tangani” aku sudah kelelahan menunggunya satu jam dan sekarang dia membawa ku ke kantornya, dasar tidak berperasaan.

“aku mau pulang sekarang juga, aku ini lelah”

“sebentar saja, ini sangat penting, nanti aku belikan strawberry ice cream kesukaan mu ok?” jantung ku serasa berhenti, darimana dia tahu kesukaan ku? Aiisshh orang ini membut ku langsung diam, aku memang sangat suka ice cream tapi lebih suka lagi kalau rasa strawberry, tapi walaupun aku sangat suka strawberry tetap saja pada strawberry milk aku tidak suka.

“baiklah tapi jangan lama-lama yah?!”

“ne, ayo turun!” aku berjalan dibelakangnya menuju kantor managementnya, banyak orang mentap ku mungkin karena aku asing bagi mereka, aku juga celingak celinguk terus sampai aku menabrak tubuh siapa ini? Ku angkat wajah ku dan ternyata dadanya, aku langsung mundur, jantung ku serasa berdetak lebih cepat, apa ini?

“kalau jalan lihatnya kedepan, tunggu disini, jangan kemana-mana aku keatas dulu” aku hanya mengangguk, aku duduk disalah satu meja yang sedikit k pojok, ini cafetaria mungkin, dan perut ku lapar, ku berjalan menuju kasir.

“agashi aku pesan spaghetty ada?”

“porsi medium atau big?”

“medium saja dan strawberry juice” kemudian aku kembali ke tempat duduk ku tapi disana sudah ada yang menempati, aku duduk dihadapannya

“nuguseyo?” tanya ku ragu sambil duduk

“kau tidak mengenal ku?” aku hanya menggeleng

“kau duduk ditempat duduk ku”

“jincha? Habis tadi kursi ini kosong, kau benar tidak mengenal ku?”

“o..o emang kamu siapa? Salah 1 artis disini?”

“hmm,, kau tau super  junior? “

“ne, tapi aku tidak ingat wajah mereka hanya beberapa yang aku hapal, memangnya kenapa?” aku semakin penasaran, apa mungkin dia salah satu teman eunhyuk?

“aku salah satu member super junior, memangnya siapa saja yang kau hapal?”

“jinchayoo?” aku setengah berteriak dan berhasil menarik perhatian orang banyak,, aku buru-buru menutup mulut ku

“waeyo begitu histeris? Kamu siapa? Sampai tidak mengenali ku”

“aku….”

“dia sepupu ku” aku menoleh kearah eunhyuk yang sudah ada disamping ku. Apa jawabannya tadi? Aku sepupunya? Brengsek,,, aku benar-benar tidak dianggap.

“oh jadi kalian bersaudara, tapi hyuk sepupu mu ini yeepoo, kamu kan jelek” mendengar orang itu bicara seperti itu aku tak terkontrolkan tertawa saking senangnya ada yang memuji ku dan menjelekannya.

“hyung dia cantik darimananya? Kau belum tahu sifatnya, dia itu Galak, cerewet dan cemburuan” aku spontan menginjak kaki eunhyuk, enak saja menjelekan ku, memangnya dia juga sudah tahu aku apa?

“heh aku tidak seperti itu, awas kau yah!” ancam ku

“baiklah, kajja pulang!!” ajaknya

“sebentar aku sedang memesan makanan”

“katanya tadi mau cepat-cepat pulang?”

“aku lapar lee hyukjae” dia mengangguk dan pergi

“kau mau kemana?”

“ke ruang latihan sebentar, makan saja dulu” dasar aneh, aku lupa dihadapan ku ada namja yang tinggi, putih dan lumayan tampan.

“jadi yang kamu tahu hanya eunhyuk?” aku nyengir kuda melihat wajahnya yang terlihat tidak bersemangat itu penuh kekecewaan

“ne, oppa boleh aku tahu namamu, aku jadi penasaran?”

“kim heechul imnida” aku hanya manggut manggut,,,

 

Setengah jam kemudian~~

 

Eunhyuk datang juga, kami langsung pulang,,,

“bicara apa saja pada heechul hyung?” ku melirik kearahnya tapi tatapannya tetap fokus kedepan

“hanya mengobrol biasa saja, untung ada heechul oppa jadi aku tidak bosan, dia sangat banyak bicara tapi lucu sekali bisa membuat ku tertawa” ku lihat dia mencibir

“terus bagaimana kalian bisa bersama? Kau tidak bilang kita akan menikah kan?” apa urusannya menanyakan hal itu

“hanya kebetulan, aku malu kalau harus bilang aku akan menikah dengan mu, bisa-bisa dia meledek ku, karena menikah dengan namja seperti mu sudah jelek playboy lagi” dia menatap ku dengan tatapan amarah

“aku yang sial harus menikah dengan mu” aku hanya mendengus kesal

“lihat kedepan kau bisa menabrak!!” dia kembali fokus menyetir, aku sedikit terbayang wajah heechul yang sedang tersenyum, oh god jeongmal kyeopta.

 

 

Aku masih bermalas-malasan di kasur, rasanya pagi ini aku masih tetap ingin didalam selimut yang hangat ini, karena diluar salju terus turun pasti sangat dingin…

“heesya ppali bangun dan bersiap!” omma sudah ada dikamar membuka gorden kamar ku

“waeyo omma? Aku masih ingin tidur”

“hari ini kamu harus fitting pakaian pengantin, kau lupa, ppali mandi eunhyuk sudah menunggu dibawah” apa-apan ini? Aku harus memilih pakaian pengantin sekarang? Memangnya kapan aku akan menikah? Atau aku lupa? Jeongmal membuat ku mati perlahan.

“omma, memangnya kapan aku nikah? Waeyo secepat ini? Omma aku masih belum siap”

“3hari lagi, makannya kami menyuruh mu pulang,, sebentar lagi kan kamu lulus” ige mwoya?? Rasanya ada halilintar yang menyambar ku, mana mungkin aku menikah dengannya 3 hari lagi? Aku tidak suka padanya,,, ottokhe? Apa aku kabur saja? Ooo aku pasti menyakiti hati omma dan appa. Dengan malas aku ke kamar mandi dan berdandan. Ku pakai mantel berwarna hitam dan penutup telinga berwarna pink. Ku lihat dia sedang duduk meminum secangkir teh hangat buatan omma.

“kajja!!” ajak ku disusul dengan tatapannya dari bawah hingga atas tubuh ku, cih apa-apan ini melihat ku seperti itu?

“apa yang kau lihat? Aku tidak suka kau melihat ku seperti itu!!” tapi tibatiba omma memukul kepala ku

“awww,, omma sakit, waeyo memukul ku?” ku usap kepala ku dan ku lihat dia terkekeh, dasar beraninya menertawakan ku

“kau ini tidak sopan, dia calon suamimu, panggil dia yeobo seenggaknya oppa, kau ini sudah besar tapi tetap saja seperti anak kecil” walaupun dia menjadi suami ku, aku malas sekali memanggilnya oppa apalagi yeobo atau chagiya, menggelikan…

“gwenchana ommoni, mungkin heesya belum terbiasa, aku akan mengajarinya, ommoni tidak usah memukulnya seperti itu, nanti kepalanya bisa tambah besar seperti teman ku yesung” dia meledek ku atau membela ku? Dasar pintar sekali cari muka didepan omma ku.

“aniyo, dia harus menghormati mu, ommoni titip heesya pada mu, kalau dia macam-macam kau boleh menasehatinya!” omo omma menyerahkan ku padanya? Apa jadinya diri ku dengan didikannya yang yadong dan playboy itu?

 

 

Sesampainya di butik, pelayannya seperti sudah tahu kami akan datang langsung mempersilahkan ku mencoba gaun pengantinnya, eunhyuk duduk di sofa menunggu ku. 15 menit aku keluar, dia berdiri dan mendekati ku,, gaun yang ku gunakan sedikit pendek, hanya setengah lutut. Dia memperhatikan dengan seksama.

“agashi tolong coba yang lain, ini kurang bagus” aku hanya menurutinya masuk kembali mengganti dengan gaun yang lain, sepertinya yang sekarang terlihat cocok untuk ku, semoga dia langsung suka, aku cape harus berganti pakaian terus.

“sudah yang ini saja, aku capek” sedikit merengek dan terdengar manja tapi tak apa demi mengakhiri semua ini.

“baiklah, sepertinya ini cocok untuk mu” refleks aku tersenyum

“aku baru melihat mu tersenyum seperti itu, manis~” deg kata ‘manis’ darinya berhasil menutup rapat mulut ku yang tadi penuh senyuman, waeyo aku jadi kikuk seperti ini?

“tuan sekarang giliran anda” dia berlalu begitu saja, aku menunggunya keluar, setelah 10 menit dia keluar dengan memakai kemeja hitam yang elegan, aku tak percaya dia bisa berubah sedikit terlihat dewasa.

“ottokhe?” tanyanya yang berhasil membuyarkan lamunan ku…

“hmmm,, bagus, cocok sudah yang ini saja”

“jincha?”

“ne” dia tersenyum lebar sehingga terlihat semua deretan giginya yang rapih itu, dia menghampiri ku dan mengeluarkan ponselnya.

“mau apa?”

“kata ommoni kita harus dipoto, ommoni ingin melihatnya” apa harus melakukan ini? Bukankah nanti juga akan melihatnya, aku tidak bisa menolak kalau sudah berkaitan dengan omma. Eunhyuk sedikit mendekat, dia sedikit mengangkat ponselnya dan memegang bahu ku, aku kaget dia seperti memeluk ku.

“lihat kedepan!! Dan senyumlah” entah kenapa aku mengikuti perintahnya,, kami melihat hasilnya tidak terlalu buruk,,

“agashi bisa potokan kami seluruh tubuh?” aku pikir akan sekali saja, ternyata lagi, pyuhhh… kami kembali berphose. Akhirnya selesai juga penderitaan ku.. kami keluar butik,,

“aku lapar”

“mau makan apa?”

“hmmm,, bibimbap dan kau kemarin belum memberiku strawberry ice cream”

“baiklah kajja!!” kami memasuki restoran dan dia memesan apa yang aku mau. Dia kembai menerima telepon…

 

 

“aku tidak bisa sekarang, hari ini jadwal ku padat”

“mianh lain kali saja

 

 

“dari yeoja chingu mu yah? Memangnya kau sibuk apa, kasihan dia” dia kemudian menatap ku tajam

“waeyo kamu selalu menganggup ku playboy dan punya pacar banyak? Sok tahu sekali” aku sedikit merinding melihat tatapannya

“aku baca di internet”

“dasar, berita seperti itu kau baca! Hari ini aku mengorbankan beberapa acara ku hanya untuk fitting pakaian dan poto pra-wedding”

“mwwooyyaa? Poto pra-wedding?”

“memangnya ommoni tidak memberitahu mu?” aku hanya menggeleng pasrah, aku masih tidak bisa berpikir jernih. Poto pra-wedding? Apa harus? Arrggg help me!!!

 

 

Kami menuju sebuah studio, disana sudah banyak kru,,, potographer-nya menghampiri kami. Menanyakan konsep apa yang ingin kami pakai, tapi aku  memilih untuk diam, aku hanya memperhatikan eunhyuk yang sedang berdiskusi, aku tidak mengerti masalah seperti ini, dalam dunia seni dia mungkin lebih hebat. Kuliah saja aku jurusan culinary art jadi hanya bisa memasak.

aku memakai gaun pengantin yang tadi,,

“eunhyuk peluk pinggangnya” aku ingin protes tapi dia keburu melingkarkan tangannya dipiggang ku, sedikit risih tapi aku mencoba senormal mungkin, dan adengannya waeyo harus seperti ini, hari ini ku nobatkan jadi hari tersial untuk ku. Beberapa shoot dan sekarang apa yang dia lakukan? Menempelkan dagunya di bahu ku, omo irama jantung ku semakin tidak karuan, dia mencari kesempatan sekali menyentuh tubuh ku. Aku duduk di kursi memandang keluar jendela dan eunhyuk duduk dihadapan ku menatap ku, adegan yang aneh. Kemudian dia menarik tangan ku spontan aku menoleh, omo dia tersenyum seperti itu lagi, tangan ku hampir bergetar.

“ok selesai, sekarang kostume kedua” ucap ming ahjussi,, kami sekarang memakai pakaian casual, waeyo harus ada adegan skinnship lagi? Aku benar-benar risih.

Eunhyuk menutup kepala ku dengan jaketnya, tiba-tiba air membasahi tubuh kami,,, tangan eunhyuk memegang bahu ku, kami saling memandang sambil pura-pura berlari kecil.

“ini part terakhir, eunhyuk kau harus mencium heesya” rasanya disini benar-benar hujan dan ada petir menyambar ku, tubuh ku kelu,, ciuman? Aku tidak mau melakukannya.

“ahjussi waeyo harus ada adegan ciuman, aku…” apa alasan ku? Walau bagaimanapun aku tetap akan menikah dengannya tapi aku tidak mau benar-benar tidak mau dia mencium ku.

“wah kau pemalu juga rupanya, ini bagian yang penting dalam pre-wedding”

“ahjussi boleh aku hanya mencium pipinya saja?” aku menoleh kearah eunhyuk, dia juga mana mau mencium ku pasti takut pacarnya marah.

“ahni, itu biasa saja, kalian ini kan 3hari lagi menikah, biar membuat yang melihat terpukau, ini moment indah masa kalian mau melewatkannya?” aku tertunduk, apa yang harus aku lakukan?”

“tapi sepertinya heesya tidak siap” apa sih pikiran eunhyuk? Dia sedang menolong ku? Namun akhirnya ming ahjussi tetap bersikeras agar eunhyuk mencium bibir ku. Ini saat yang paling aku hindari, aku sedikit gemetar saat tangannya menyentuh pipi ku, blitz kamera daritadi sudah terlihat, jantung ku beribu kali lebih cepat berdetak,, aku harap sampai disini saja, wajah eunhyuk semakin dekat, dia meremas tangan ku yang memang sedikit bergetar, apa dia tau aku begitu gugup? Ohh tuhan masih bisakah aku menghindar? Dekat, semakin dekat,,, dan bibirnya berhasil mendarat di bibir ku, mata ku refleks terpejam, aku masih merasakan dia menempelkan bibirnya, hangat dan lembut. hanya itu yang aku rasakan, dia tidak melakukan lebih.

“baguusss, perfect” sorak ming ahjussi, eunhyuk langsung melepaskan ciumannya, aku membuka mata ku namun jantung ku masih berdegup cepat,,, aku mengganti pakaian ku lagi.

“sehari sebelum kalian menikah kami akan mengirim hasilnya, ke alamat mana harus dikirim?”

“ke rumah heesya saja” ucapnya, wae kerumah ku? Ke dormnya saja,,,

 

 

2 hari ini dia menghilang tanpa kabar sedikit pun, baguslah aku risih didekatnya,,, dirumah sepi rupanya, aku turun ke bawah untuk memasak, ada bahan spaghetty hmm aku ingin buat spaghetty special,,,

 

Ting tong ting tong~~

 

Aku bergegas membuka pintu, ternyata potonya sudah jadi,,, lalu ku simpan dulu karena aku sedang memasak.

 

Drrtttt~

Ponsel ku bergetar…

 

 

“paketnya sudah datang? Aku menuju kerumah mu, sebentar lagi sampai”

~from hyuk~

 


Dia mau kesini? Mana dirumah sedang tidak ada siapa-siapa,,,

 

 

“sudah barusan, mau apa kau kesini?”

~send to hyuk~

 


“mau numpang makan siang dan ingin mencoba masakan calon istri ku”

~from hyuk~

 

 


Calon istri?? Jeongmal… dasar perayu, kau pikir aku akan luluh dengan rayuan gombal mu…

 

“gratisan? Ahni kau harus bayar kalau mau makan masakan ku, ini hasil kuliah ku ^^”

~send to hyuk~

 


“baiklah nanti aku bayar dengan ciuman mungkin Oº°˚˚°O “

~from hyuk~

 


“ciuman? Lakukan saja dengan yeoja chingu mu!!! >.<”

~send to hyuk~

 


“??? Kamu kan besok jadi istri lee hyukjae, jadi aku ingin dari mu pabo ♡~~~”

~from hyuk~

 

 

“mwooyyaa?” never, pikiran mu itu lenyapkan saja #.#”

~send to hyuk~

 


“aku tidak yakin, bukalah pintunya aku sudah didepan rumah mu!”

~from hyuk~

 

 


Aku bergegas menuju pintu, yang ada dihadapan ku bukan eunhyuk yang kemarin, terlihat lebih berbeda rambutnya lebih pendek sekarang. Dia main masuk saja,,

“ya kau tidak sopan, main masuk saja”

“aku sudah sangat lapar, kau masak apa?”

“tidak ada makanan sebelum kau membayarnya”

“hmm,, jadi kau benar-benar mengharapkan ciuman dari ku?” tubuh ku membeku dihadapannya, ciuman? Waeyo kata-kata itu membuat ku takut.. tubuhnya semakin mendekat namun aku langsung berlari menuju dapur.

 

Author pov

 

Eunhyuk mengikui heesya ke dapur, heesya memindahkan mie spaghetty keatas piring, eunhyuk diam diam mendekati heesya, dan melingkarkan tangannya di pinggang heesya, sumpit yang heesya pegang sampai terjatuh, namun eunhyuk tak memperdulikannya, eunhyuk makin mengeratkan pelukannya.

“yaa apa yang kau lakukan?” ucap heesya pelan, biasanya heesya membentak eunhyuk namun suaranya nyaris tak terdengar

“hmmm,,, aku hanya ingin memeluk mu seperti ini” eunhyuk menutupkan matanya, heesya makin tak karuan dia mengambil sumpitnya dengn gemetar,, mencoba tetap normal menyajikan spaghetty nya.

“katanya sudah lapar, ini sudah siap”

“sebentar lagi” heesya benar-benar membeku,,,

 

na ottokhe nega bogo sipojyo bolsso noye pumi geuriwo
nan ajikkkaji nega joheunde we urin he-ojin golkka

hoksi nega nawa gatjin aneulkka nodo ulgo itjin aneulkka
nachorom apeugo apaheso nareul chaja doraogil bare

 

Ponsel eunhyuk berdering,,, dia melepaskan pelukannya.

 

“besok aku ada acara penting”

“sekarang? Sedang dirumah, aku tidak bisa kemana-mana seminggu kedepan”

“iyah aku memang sedang libur, mianh tidak bisa menemani, annyeong”

 


Heesya menyimpan piringnya sedikit hentakan, eunhyuk sampai kaget…

“wahhh kelihatannya enak” namun heesya diam saja, eunhyuk merasa aneh lalu menatap heesya yang mendiamkan makanannya.

“waeyo? Ayo makan! Masakan mu sungguh enak,,”

“aku tidak lapar” heesya meninggalkan eunhyuk dan masuk kedalam kamarnya.

 

Heesya pov

 

Ohhh apa yang aku rasakan sekarang? Marah? Benci? Entahlah dia sellau menerima telpon yang membuat ku merasa tidak nyaman,, dan tadi ringtoonya lagu yeoja, liriknya… ku benamkan wajah ku dibawah bantal, waeyo rasanya sesak sekali?

“waeyo?” suaranya terdengar jelas, berarti dia didekat ku namun aku mendiamkannya

“heesya…..”

“pergilah, aku sedang tidak ingin melihat mu, kau menyebalkan” namun eunhyuk mengambil bantalnya melemparkannya kesembarang tempat, tangannya berhasil membalikan tubuh ku, aku tak menyangka dia melakukan ini, tubuhnya sudah menindih ku… apa yang dia lakukan? Aku mencoba meronta namun tangannya mengunci tubuh ku

“kau marah padaku, karena apa?” sorotan matanya aku tidak mampu menatapnya, dan memalingkan wajah ku

“aku bilang aku tidak mau melihat mu, jadi pergilah hyuk!”

“malhweba!!”

“pergilah, masih ada orang lain yang menunggu mu”

“nugu? Kau masih mengira aku punya yeoja chingu?”

“bukankah itu kenyataan?” aku berani menatapnya sekarang, dan matanya sedikit memerah, appa dia menangis? Mana mungkin,,, dengan kila ku  rasakan eunhyuk mencium bibir ku, aku mencoba melepaskannya namun susah sekali, dia melepaskan ciumannya namun malah menyerang leherku “hyuk jebal lepaskan” air mata ku tak disangka mulai tumpah, dan semakin keras menangis,, itu berhasil membuat eunhyuk melepaskan ku, dia menghempaskan tubuhnya disamping ku.

“mianhe aku hanya ingin kau tahu kalau aku bukan seperti yang kamu tuduhkan, aku tidak punya yeoja lain, hanya ada kamu” gombal, pintar sekali dia merayu? Aku masih belum bisa berhenti menangis sampai dia menenggelamkan wajah ku kedalam pelukannya. Lambat laun tangis ku terhenti,, entah kenapa didalam pelukannya aku merasa aman. Tanpa bersuara sedikit pun kami tetap begini, sampai semuanya terasa gelap.

 

tbc~~

51 comments on “WEIRD WEDDING ~eunsya~

  • anyeong newreader…..
    hua onnie ffnya seru….
    bnr2 gbrin sifat asli eunyuk yg kliatan cassanova tp klo udh stuck sm 1 cew bkalan ngelakuin pa ja bwt tu cew
    tp sapa sih yg gangguin eunhyuk?
    ditunggu part slanjutnya….
    fighting!!!

    • gomawo haera dah leave coment^^
      ini ff lama tadinya mau nc tp males masukin part nc, so skip z yah O.o
      tngguin z lanjutannya uah ada kok.. lg editing dl

  • uwoo sukaaa. tp feel heesya nya belum begitu kena nh eon! n.n siapa sh itu yg neleponin hyuk, jangan jangan hae tuh 0.o
    lanjutannya ditunggu eon, jangan cuma 2 part ya eon, panjangin ajaaaah hehe n.n
    mian komennya kalo ga penting. eonni, annyeong! xD

    • haha onn juga agak bingung ama alurnya serasa aneh,,,, hihi

      waduh ntar jd eunhae moment dunkk,,, onn jg pnasaran sp yg nelpon.wkwkwk blm kpikiran.

      hmmm doain z mood tetap baik, soalnya ada rencana mau stop bikin ff… huhu

  • blm baca part 1 nya tp ngerti sih jln ceritanya…

    aduh Heesya kenapa berburuk sangka pada hyuk oppa, hyuk cuma telepon2an ama aku kok…
    hehheeechul

    waduh mati lampu tuh pas terakhirnya…
    wah belum bayar listrik yak???

    lanjut teh…

    • inikan part 1 des….

      hhmmmm ama km toh, pantesan ah ganggu mulu neh. *celupin ke laut*

      kkkkk diputusin listriknya m PLN c’nyuk kn pelit males bayar listrik. udah ada part 2’y ini lg buat part 3. gomawo yah udah mampir^^

  • aku new reader disini🙂 hehe salam kenal buat nyor eonnie.. Hehe

    yg nelpon onyet sapa sich?? Penasaran -_- ayolahh heesya jgn marah2 donk.. Kasihann onyet.. Huweee mw baca part 2.a dlu..

  • hmmm ff nya udh seru aja, trs konflik belum muncul jd makin penasaran sama cerita selanjutnya, disini si eunhyuk suka bgt dengan perjodohannya ya sedangkan si heesya belum yakin sama perasaan eunhyuk (^_^)

  • sebenernya udah baca di twinsnc, tapi di sana cuma baca sampe part 6, lanjut di sini mulai dari part 6, ternyata kayaknya ada yang beda,
    jadi ngulang deh bacanya…hehehehe *padahal emang niat baca lagi…
    emang ada adegan yang beda ya author?
    oiy, aku dah pm ke fb minta password, segera dibalas ya
    lanjut ke part 2 duluuuu

  • uaah..,, eg slah chinguq ngerecommend*bner eg sie.?* blog nie…
    ff’a bguus…^^,, sneng bged ngbyangin hyuk bz romantis kek gitu….so sweet bgeed…pngen jd heesya…hhe

    annyeong author…aq panggil ap yea..??,, aq new reader nie…br kmarin dksi almat blog nie..slam knal….🙂

  • wakakaka.. tidak disangka dan tidak diduga bakal ninggalin komen di sini.. *geleng geleng kepala* daebak lah.. hwaiting!! ternyata berbakat jg 6 tumbs up 4 u *2 lg minjem punya org lewat ahahaha..

  • kakaaaaaaaaakkkk!!!!!!!
    bagus sekali ff muuu
    huaaaaa
    ya ampuunnn eunhyuk nya gitu banget…
    heesya kemakan omongan om gugel tuh*apa hubungannya*

    sini deh kalo heesya ga mau sama eunhyuk! buat aku aja😄
    hahahaha

    itu yg jadi ringtone nya eunhyuk lagu nya siapa kak??
    terus yg nelponin si eunhyuk itu siapa kak??

    aku terbang ke part2 ya kak :))

  • mau tinggalin jejak bentar dulu…
    soalnya masih harus ngumpul tugas online…
    aku mau baca borongan habis nih pr-pr gila selesai…
    liat priviewnya aja aku udah penasaran…
    apa lagi yang main si abang kunyuk hahaha
    aku penasaran banget liat koment diatas…

  • hua…unyukie main nyosor aja…
    heesya masih curiga nih ama abang unyuk…
    abang ayo berjuang buktikan pada heesya bahwa kau sangat mencintainya….
    mau baca ke part lanjutannya dulu ahhh

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: