HyoHyuk second story [1/2]

Published Agustus 1, 2011 by ♥NyorHeesya♥

Cast
Hyohyuk

Eunhyuk pov

Ku lihat dia menangis di sudut ruang latihan kami, aku sedikit berlari menghampirinya ingin secepatnya ku rengkuh tubuhnya kedalam pelukan ku agar dia nyaman. Tubuhnya bergetar sambil memeluk kedua lututnya yang ditekuk, akupun jongkok mensejajarkan tubuh ku. Ku angkat wajahnya, ketika melihat ku dia langsung memeluk ku dan kembali menangis.
“menangislah kalau itu membuat mu meringankan beban mu” kedua tangannya memeluk tubuh ku erat tangan ku mulai mengusap rambutnya penuh kelembut dan mencium ujung kepalanya, ku peluk erat tubuhnya yang masih menangis.
“mau ke suatu tempat? Mungkin disana kau akan sedikit tenang” dia hanya mengangguk…
“hyuk kenapa dengan hyo? Kau yang membuatnya menangis?”suara yang sangat ku hapal mendekati kami, aku membantu hyoyeon bangkit sebelum menjawab pertanyaannya.
“bukan hyung, nanti saja ku jelaskan, kami pergi dulu” aku memapah hyoyeon meninggalkan teuki.

***

Ku bawa hyoyeon ke sebuah pantai, kami duduk berdua melihat kearah laut, kepalanya menyender dibahu kiri ku, tangisnya sudah reda namun dia masih diam saja,,
“aku mungkin akan keluar dari SNSD, aku sudah memikirkannya” mendengar pernyataannya rasanya hati ku sakit sekali, mana mungkin dia melakukan itu, aku tidak mau kehilangannya kalau dia keluar dari SNSD otomatis kami tidak akan selalu bertemu, aku tidak mau semua itu terjadi.
“waeyo hyo? Kau mau meninggalkan ku? Tega sekali” dia menghadap ku sekarang dan mata kami bertemu, kedua tangannya memegang pipi ku
“ahni oppa, aku tidak mungkin meninggalkan mu, aku hanya…”
“kalau kau keluar berarti kita akan sulit untuk bertemu sama saja kau meninggalkan ku hyo” air matanya kembali menetes, ku cium telapak tangannya tak terasa tangis ku pun keluar, aku cengeng sekali tapi aku tidak sanggup kalau harus kehilangannya.
“oppa uljimma, aku tidak mau melihat mu menangis, kita masih bisa ketemu diluar, aku benar benar sudah tidak kuat, kau tau kan oppa alasannya?” kali aku yang memegang kedua pipinya, mata kami masih saling memandang walaupun kami sama-sama menangis.
“kau masih punya aku hyo, jebal!! Mereka bukan tidak melihat bakat mu, tapi..”
“tapi apa oppa? Buktinya aku selalu dipandang sebelah mata, dalam suara aku pas pasan masa dalam dance juga mereka tidak menonjolkan ku? Wajah ku memang biasa saja, apa karena itu mereka lebih mengedepakan yuri dan yoona sebagai centre dance?” dari awal debut aku merasakan apa yang hyo rasakan, dia menjabat main dancer tapi disetiap snsd pvom yang menjadi main dancer malah yoona, sooyoung atau yuri, aku sendiri sangat tahu bagaimana keahlian hyoyeon, tehnik dancenya lebih bagus daripada aku, tapi dia masih dipandang sebelah mata oleh management.
“kau tau, suatu saat semua orang akan tau dengan sendirinya keahlian mu, asal kau terus perjuang!”
“apa aku harus melakukan operasi untuk mendapatkan wajah yang lebih cantik dari member lain? Apa aku harus melakukan itu untuk mendapatkan perhatian lebih?”
“andwe!! Aku tidak mau melihat mu berubah hyo, aku mencintai mu apa adanya, kau tidak perlu cantik untuk mendapatkan popularitas, cukup tunjukan diri mu apa adanya, aku tahu hyoyeon ku orang yang pekerja keras, suatu saat nanti semua orang akan mencintai mu aku yakin hyo!” tatapannya semakin melemah, air matanya masih mengalir. Ku tarik tubuhnya kedalam pelukan ku agar dirinya tenang.

***

3 tahun sejak kejadian itu hyoyeon tetaplah hyoyeon yag hangat, periang dan ramah. Tak ada perubahan dalam sikapnya hanya saja dari tahun ke tahun aku merasa dia semakin cantik dan seksi tentunya. Bukan membanggakan yeoja chingu sendiri tapi ini semua kenyataan, menurut ku dia semakin cantik membuat ku semakin mencintainya tapi itu juga membuat ku sedikit khawatir karena makin banyak saja namja yang mulai menyukainya walaupun aku percaya hyoyeon tidak akan berpaling dari ku tapi aku tidak suka yeoja ku menjadi objek kepuasan namja lain.
Akhirnya setelah dia latihan untuk second tour asia, aku bisa membawanya kabur beberapa jam. Sekarang Kami sedang duduk di sebuah café yang tidak terlalu ramai dan ini café langganan kami. Walaupun begitu kami tetap memakai topi agar tidak dikenali fans, aku tidak mau hubungan kami yang sudah 10 tahun ini berantakan begitu saja terutama aku tidak mau fans ku mencelakai kekasih ku ini. Dan aku tidak mau mengulangi kesalahan di tahun 2007 yang melepaskannya hanya karena aku tergoda yeoja lain dan ternyata yeoja itu malah selingkuh, dan hyoyeon tidak tahu alasan sebenarnya aku meninggalkannya, untung hyoyeon mau menerima ku kembali setelah aku meyakinkannya selama setahun. Hyoyeon memesan capuccino untuk dirinya dan jus strawberry untuk ku dengan menu makan malam favorite kami.
“besok jadwal mu apa? Pasti lelah sekali yah?” dia mengembangkan senyumannya.
“masih latihan tapi lusa kami ke jepang lagi untuk menghadiri music bank tokyo dorm, sangat lelah tapi aku harus semangat untuk membahagiakan hyohunnies dan sone, kalau oppa?” dia lagi lagi tersenyum, aku bahagia sekali melihatnya seperti ini. Dia semakin bersemangat tanpa letih terus menjadi bagian snsd, dan yang pasti tetap setia disamping ku walaupun dia sudah menjadi yeoja paling terkenal di eropa saat smtown beberapa waktu lalu tapi dia tetap hyoyeon yang rendah hati, senyumannya selalu merekah membuat ku tenang.
“aku lusa syuting mv, hyo jangan lupa minum vitamin, tubuh mu semakin kurus kau tau? Aku sangat menghawatirkan mu, Kau sudah lihat teaser 5jib ku?” dia mengaduk capucinonya dengan penuh senyuman kemudian mengambil ponselnya, menyentuh layar touch dengan jarinya yang lentik itu.
“ini…” aku mengambil ponselnya dan aku hampir tertawa terbahak bahak namun ku tahan dengan tangan ku.
“aissshh waeyo kau jadikan wallpaper chagi?” ku kembalikan ponselnya.
“aku suka sekali teaser mu oppa, ini membuat lelah ku hilang” aku menyipitkan mata ku.
“ya kau meledek ku rupanya, awas yah kau harus ku beri hukuman”
“setiap aku lelah, aku selalu ingat kata kata mu, setiap aku lelah aku akan melihat poto dimana ekspresi mu bisa membuat ku tertawa dan rasanya rasa lelah ku hilang aku kembali bersemangat mencapai semua impian ku” dia berbicara sedikit bergetar sebentar lagi pasti menangis
“ya kalau menangis aku akan mencium mu hyo, jebal jangan menangis didepan ku, tersenyumlah selalu… kau boleh menertawakan ku sepuas mu asal kau senang aku tidak akan marah” ku genggam tangannya mencium keningnya.
“gomawo eunhyuk oppa, kau selalu disamping ku sarangheyo” ku cium tangannya kali ini kemudian menggenggamnya makin erat.
“nado… dan 1 lagi hyo, sebenarnya aku tidak suka melihat tubuh mu terlalu terbuka dan dikonsumsi banyak namja, rasanya aku ingin menutup tubuh mu dengan jaket ku tapi ku buang jauh pikirkan ku karena bukan kamu yang menentukan kostum untuk pvom”
“oppa sudah lihat live pvom bad girl?” mimik wajahnya serius menatap ku
“sudah, kemarin aku mendownloadnya, kau begitu cantik dan seksi, dengan balutan celana super mini dan pakaian yang memperlihat kan perut indah mu, harusnya hanya aku yang melihat tubuh mu se-seksi itu hah tapi itulah konsekuensi menjadi artis, aku memaklumi kau jangan hawatir aku tidak marah” ku lihat dia menghembuskan nafasnya, mungkin di lega aku tidak marah.
“mianh, oppa tau kan aku hanya memakai pakaian seperti itu saat pvom saja,, harusnya aku juga mengingatkan oppa hehe” dia mengakhiri dengan terkekeh, aku mengerti maksudnya.
“ne ne ne,, arraso. Kau mau bilang aku juga jangan buka-bukaan bukan?” dia mengangguk pelan.
“aku hanya bisa meyakinkan diri kalau kau milik ku saat melihat mu memamerkan tubuh mu dan tebar pesona dimana mana” dia menundukan wajahnya sedikit cemberut, aku mengangkat dagunya dan menciumnya namun dia membalas ciuman ku sehingga terjadi lebih lama dan kami saling menautkan lidah, matanya terpejam menikmati ciuman ku, ku usap pipinya masih bermain lidah dan sesekali menyedot bibir bawahnya, tidak sering kami melakukan ciuman karena jarang bertemu, dia mengakhiri ciuman kami dan tersenyum manis sekali.
“kita harus pulang sekarang oppa, aku sudah ngantuk” aku mengangguk pelan dan menarik tangannya keluar café setelah membayar di kasir.

***

Aku sedang berada di mobil sekarang bersama heechul hyung dan kekasihnya, kami menuju seoul olimpic park stadium untuk menyaksikan second tour snsd.
“hyung ppali ngebut sedikit aku mau menghampiri hyoyeon dulu sebelum dia pvom” heechul hyung mengabaikan ucapan ku malah mengeraskan volume musicnya.
“ya heesya tolong bilang pada namja chingu mu itu, cepat sedikit” heesya yang duduk dibelakang sendirian pun hanya mengangkat bahunya.
“kau itu cerewet sekali hyukjae, ini masih 2 jam menuju konser, kita sebentar lagi juga sampai, tau gini aku tidak akan membawa mu” heechul hyung terlihat sewot dan aku cemberut tidak terima.
“kalau mobil ku tidak masuk bengkel aku tidak akan menumpang, jebal hyung lebih cepat sedikit” aku tetap merajuk padanya dan kurasakan kecepatan mobilnya sedikit bertambah kemudian senyum ku mengembang dengan sendirinya.
“sudah puas?” tanya nya kesal , sedangkan aku hanya mengangguk senang. Heesya terlihat menggelengkan kepalanya dari kaca depan.

Ku tarik tangannya saat sedang mengobrol dengan tiffany, aku mencari satu ruangan yang sedikit sepi di back stage. Aku mengunci pintu yang bertuliskan ‘clothes room hyoyeon’…
“bogoshipeoyo…” lirih ku dengan sedikit terengah engah karena lelah berlari.
“oppa kebiasaan sekali menarik ku, selalu menculik ku sesuka mu, kau tau sebentar lagi aku harus make up” yah dia malah sewot padahal aku sangat merindukannya berharap dia membalas ucapan ku dengan senyumannya. Aku memajukan bibir ku tanda tidak senang.
“kau tidak merindukan ku hyo? Padahal 2 hari ini aku begitu kesepian ingin segera hari ini untuk bertemu dengan mu, kau malah marah marah” aku sedikit kesal juga dan duduk disalah satu kursi yang ada disitu, terdengar derap langkahnya yang menghampiri ku, kedua tangannya bisa ku rasakan merangkul leher ku dari belakang dan menyandarkan dagunya dibahu kanan ku.
“aku senang sekali oppa menyempatkan datang, ku dengar kalian sangat sibuk syuting aku pikir tidak akan datang makannya aku kaget sekali ada yang menarik ku tiba-tiba” aku mengusap tangannya lembut
“mana mungkin aku melewatkan hari yang special ini, aku kan fan boy mu ‘hyohyunnies’ orang no. 1 yang mendukung kim hyoyeon”
“hmmm.. kalau begitu oppa harus aku berikan hadiah, apa yah?” dia terdiam sejenak berpikir, melepaskan pelukan ku dan berdiri dihadapan ku sambil tersenyum, aku menariknya agar lebih mendekat, ku tunjuk bibir ku…
“ige mwoya?” aku hanya tersenyum memberi isyarat padanya untuk mencium bibir ku, dia juga mengerti hanya saja pura pura tidak mengerti.
“kiss my lip” dia menggelengkan kepalanya dengan penuh senyuman.
“aku harus make up, lain kali saja, ok?” kali ini giliran ku yang menggelengkan kepala dan kembali menyentuh bibir ku dengan telunjuk ku… dia malah beranjak pergi namun aku berhasil menggapai tangannya dan menariknya duduk dipangkuan ku.
“oppa jebal aku harus make up sekarang”
“aku yang mencium mu atau kau yang mencium ku? Kalau aku yang mencium mungkin akan berdampak lama, kalau kau hanya kecupan pun tak apa”
“yaksok hanya satu kecupan?” aku mengangguk tanda setuju, wajahnya semakin mendekat hingga tinggal beberapa senti lagi.
“ya kalian…” aku langsung menoleh kearah suara yang berteriak itu, hyoyeon pun sama.
“fany onnie” hyoyeon langsung bangkit dari pangkuan ku
“hyo dari tadi aku mencari mu rupanya kau disini bersama eunhyuk oppa”
“mianh onnie, eunhyuk oppa tadi menarik ku kesini kami hanya mengobrol dan..”
“ne ne arraso, kalian melepas kangen kan? Tapi sekarang sudah waktunya kau make up, sebaiknya adegan barusan kalian lanjutkan nanti saja” perkataan tiffany membuat ku tersenyum malu dan wajah hyoyeon terlihat merah sekali.
“ya fany ah,, harusnya kamu mengerti, aku sangat merindukan hyo… beri sedikit waktu hah kau mengganggu saja padahal barusan aku hampir mendapatkan.. aaaaa” belum ku selesaikan ucapan ku, hyoyeon mencubit pinggang ku.
“mianh onnie, aku ke ruang make up sekarang”
“ahni chankaman! Fany kau duluan beri kami waktu 5 menit yah 5 menit setelah itu hyo akan ku antarkan keruang make up, jebal 5 menit saja” namun fany diam saja
“tidak bisa oppa, hyo kajja” aku menarik tangan hyoyeon lagi
“fany fany 2 menit yah boleh kan?” tiffany menghela nafasnya
“baiklah oppa aku tunggu 2 menit ppali!!” aku tersenyum akhirnya tiffany memberi izin
“sana tunggu diluar yah” dia berjalan keluar dan hyo memukul tangan ku
“oppa mau apa lagi, kau ini”
“poppo” dengan kilat hyoyeon sedikit berjinjit dan mengecup bibir ku, aku tersenyum puas begitupun dengannya.

***

Setelah konser selesai aku langsung ke back stage lagi, perasaaan ku campur aduk sekarang, saat pvom tadi hyoyeon sangat cantik dan tentunya seksi, dia juga beberapa kali melihat kearah ku yang duduk disamping heechul hyung, namun saat dia pvom solo menyanyikan lagu ‘please don’t stop the music’ waeyo pakaiannya sangat seksi sekali ini lebih parah dari biasanya, pakaiannya yang begitu ketat seperti pakaian balet dan yang paling membuat ku kesal karena dancernya meraba bagian pahanya, harusnya aku yang menjadi couple dancenya coba aku tidak sedang sibuk 5jib aku akan memaksa menjadi dancernya, ini baru hari pertama dan selanjutnya dia akan pvom solo lagi disetiap negara lainnya, aku tidak terima sekali melihatnya.

Aku duduk disamping hyoyeon, dia masih mengatur nafasnya,, aku masih kesal jadi sediki diam.
“oppa ottokhe? Apa penampilan kami tidak mengecewakan?” aku menyandarkan tubuh ku, dia memandang ku bingung.
“oppa…ya eunhyuk oppa” namun aku malah menyandarkan kepala ku di punggungnya
“oppa waeyo?” tangannya menarik tangan ku dan menggenggamnya, dia selalu melakukan itu kalau aku sedang bad mood.
“gwenchana hyo.. aku hanya sedikit kesal, biarkan seperti ini beberapa saat saja” dia memposisikan tangan ku memeluk pinggangnya akhirnya kedua tangan ku memeluk pinggangnya erat, dia mengambil handuknya dan menutupi tangan ku.dan kepala ku masih menyandar di punggungnya, aku hanya ingin menghilangkan kesal ku dan tidak mau marah padanya.

***

Di sela sela kesibukan ku, akhirnya bisa menyempatkan pulang kerumah karena hari ini aboji ulang tahun, jadi semua anggota keluarga kumpul. Aku sudah memakai pakaian semi formal, celana jins hitam, kaos putih dan jas hitam. Walaupun hanya acara keluarga dan hanya makan malam namun ini adalah sesuatu yang sangat penting karena omma menyuruh aku membawa hyoyeon, karena hyoyeon juga sangat sibuk belakangan ini jadi omma merindukan hyoyeon. Hyoyeon dengan omma sangat dekat dulu sebelum kami debut tepatnya saat masih trainee hyoyeon dan aku selalu menemui omma seminggu sekali, kalau mereka sudah bertemu pasti langsung bergosip dan masak bersama, karena hyoyeon memang orang yang hangat dan bisa menyesuaikan diri apalagi tehnik memasaknya yang membuat omma semakin menyukainya.

“sudah siap? Aku tunggu di parkiran bismen yah chagi”
~send to my charming angel~

“ne oppa, aku turun sekarang”
~from my charming angel~

5 menit kemudian dia sudah masuk kedalam mobil…

“bawa apa itu?” dia menyimpan tasnya di kursi belakang dan memangku bawaannya
“ini hanya kue untuk cemilan, tadi pagi aku sempat membuatnya, sekalian untuk dibawa pulang besok kerumah” aku hampir lupa harusnya dia hari ini sudah pulang kerumahnya karena semua member snsd sedang diberikan libur beberapa hari tapi demi menghadiri ulang tahun aboji dia mengundur jadi besok.
“kau tidak usah repot-repot, asal bisa datang saja aku sangat senang malah aku tidak enak harusnya kau pulang hari ini tapi masih menyempatkan waktu untuk menemani ku” dia hanya tersenyum aku mulai menjalankan mobil ku menuju rumah di gyongshi dan besok mungkin aku langsung mengantarkan hyoyeon ke incheon.
Sepanjang perjalanan yang memakan waktu sekitar 3 jam itu hanya kami isi dengan sharing dan mendengarkan music, jarang sekali kami melakukan perjalanan yang lama berdua seperti ini, aku sangat menikmatinya. ketika sampai aku langsung memarkirkan mobil ku. Aku membantu membawa barang barang milik hyoyeon masuk.

Tok tok tok…
Pintu terbuka dan sora nuuna yang membuka pintu.

“ya kalian sudah datang, hyo bogoshipeoyo” sora nuuna memeluk hyoyeon kemudian memeluk ku
“nado onnie” dan kami masuk kedalam, omma sedang memasak di dapur.
“hyo neomu yeeppo yo… ommoni tidak bisa menghadiri konser mu kemarin, padahal ommoni sangat merindukan mu” choco menghampiri ku, aku langsung menggendongnya, aku snagat merindukan anjing kecil ku, ku belai lembut kepalanya.
“gwenchana ommoni, sekarang kan aku kemari menemui ommoni, boleh aku membantu?” omma melihat ku sekilas, aku tau omma orang yang tidak mau merepotkan orang lain.
“tidak perlu, sebentar lagi juga siap, sebaiknya sekarang kamu istirahat dulu saja, eunhyukie antarkan hyo ke kamar mu” hyoyeon pamit kemudian mengikuti ku ke lantai atas, kami masuk kedalam kamar ku. Dirumah ini hanya ada 3 kamar, jadi hyoyeon tidur dikamar ku sedangkan aku mungkin di sofa.

“oppa kamar mu tidak banyak berubah, poto ini waeyo masih dipajang?” hyoyeon mengangkat bingkai poto yang ada diatas meja, isinya poto kami berdua jaman debut, aku sangat menyukai poto itu karena terdapat cerita indah saat itu.
“karena banyak cerita indah saat pengambilan poto itu dan kau yang menguploadnya ke daum, aku tampan bukan?” aku merebahkan diri dikasur dan memeluk salah satu boneka ku, dia ikut duduk dipinggir kasur. Choco menghampiri hyoyeon minta digendong olehnya, hyoyeon dengan gemas mencium choco dan memeluknya, harusnya dia juga melakukan itu padaku.
“ne aku juga suka poto itu, itu saat oppa syuting mv twins,, aku juga masih menyimpannya di dompet ku” aku menarik tubuh hyoyeon hingga kepalanya menyender di dada ku.. dan choco disamping ku memperhatikan kami.
“hari itu dari pagi kau menemani ku syuting, menyiapkan makanan ku memberikan semangat saat aku berkali kali salah gerakan di part solo dance ku, gomawo hyoyeonie” aku mengusap pipinya lembut.
“oppa sebaiknya kita kebawah aku tidak enak berduaan dengan mu dikamar, lagipula aku harus membantu ommoni menyiapkan makan malam” namun aku malas sekali masih ingin berduaan dengannya kan jarang jarang sekali bisa sesantai ini.
“sebentar lagi yah, kan jarang sekali kita bisa bersama dan sesantai ini” dia mendekatkan wajahnya yang kini dihadapan ku.
“aku kebawah sendiri sa…” belum tuntas dia berbicara aku langsung mencium bibirnya, kini bibir ku asik menyedot bibir bawahnya dan dia menyedot bibir atas ku, ku masukan lidah ku dan dia pun menemani ku bermain lidah, semakin lama semakin panas namun aku tetap mengontrol diri ku untuk tidak berbuat lebih, aku hanya berani sampai mencium hyoyeon walaupun jurus yadong ku banyak tapi aku tidak mau melakukannya sebelum menikah. Ku perdalam ciuman ku sampai ponsel hyoyeon berdering dan kami menghentikannya. Wajahnya langsung berubah.
“pesan dari siapa?” namun dia diam saja
“hyo wae diam saja??” aku bangkit dan duduk disampingnya.
“bukan siapa-siapa oppa hanya orang iseng mungkin salah kirim, sekarang kita ke bawah membantu ommoni dan sora onnie” akhirnya aku menurutinya dan turun ke bawah sambil menggendong choco, semuanya sudah siap tinggal dihidangkan saja, hyoyeon dengan telaten membantu omma dan nuuna menata makanan diatas meja, aku duduk di depan tv memangku choco sambil ngobrol bersama aboji.
“eunhyuk ah, hubungan kalian lancar?”
“lancar, ya walaupun kami jarang bertemu karena kesibukan masing masing tapi sejauh ini tetap terjaga dengan baik, waeyo aboji?” aku mengambil toples berisi cemilan dan mulai memakannya.
“Sebenarnya aboji menginginkan kalian segera menikah”
“ohok.. ohok” aku yang sedang makan langsung tersendak mendengar ucapan aboji, hyoyeon, omma dan nuuna datang menghampiri karena kaget aku tersendak.
“oppa minum dulu” hyoyeon memberi ku segelas air putih
“ya waeyo, makan saja sampai tersendak begitu, pelan-pelan hyuk!” omma memukul-mukul kecil punggung ku. Aku tidak habis pikir kenapa aboji tiba-tiba menginginkan hal itu, padahal dia tau aku tidak mungkin secepat itu menikah selama menjalani kontrak, hyoyeon juga tidak mungkin, snsd sekarang sedang masa kejayaannya tidak mungkin sekali untuk kami menikah.
“gwenchana, sebaiknya kalian kembali menyiapkan untuk makan malam lagi” pinta ku
“ya semuanya sudah beres dan sekarang mari kita makan” ucap sora nuuna yang menoyor kepala ku, omma dan hyoyeon hanya menertawakan ku.

***

Selesai makan, kami mengobrol diruang tamu sambil makan cemilan dan kue yang hyoyeon buat. Hyoyeon memberikan banyak lelucon hingga omma dan aboji tertawa terbahak bahak, rasanya aku ingin seperti ini tiap malam. Untung aboji tidak membahas lagi masalah pernikahan itu, karena itu tidak mungkin terlaksana secepat harapan aboji. Jam setengah satu pagi aku mengantar hyoyeon ke kamar sambil mengambil selimut.
“oppa tidur dimana?” aku sedang memilih pakaian di lemari
“diruang tv oh yah nanti bangunkan aku jam 6 pagi, kamu kan harus ku antar ke incheon”
“ne nanti aku bangunkan, sana ganti baju dulu aku siapkan selimutnya” aku memasuki kamar mandi berganti pakaian, setelah itu keluar lagi,, ku lihat dia sedang membuka laptopnya.
“ini sudah mau pagi kenapa malah membuka laptop?” aku duduk dibelakangnya dan menyandarkan dagu ku di bahunya, dia membuka beberapa blog.
“barusan jessica onni menyuruh ku membuka sesuatu katanya ada berita penting, sekarang oppa istirahatlah” dia menghentikan aktifitasnya dan memberikan selimut dan bantal pada ku.
“kau mengusir ku?” aku sedikit cemberut karena masih ingin bersamanya
“nanti pagi oppa menyetir, kalau ngantuk gimana? Ayo aku antar ke bawah”
“tidak usah, sekarang tutup laptop mu dan bergegas tidur, aku ke bawah dulu” ku tutup paksa laptopnya dan mencium keningnya, dia hanya menggeleng sambil tersenyum.
“jaljayo~”

***

Akhirnya kami pulang jam 7 pagi karena omma memaksa kami sarapan dulu,, aku mengendarai kendaraan snagat cepat karena aku ada jadwal latihan lagi untuk 5jib, aku absen semalam untung manager mengizinkan.
“hyo ke dorm lagi kapan? Saat aku comeback stage kau akan datang kan?”
“hanya 1 minggu, aku akan mengusahakan datang, tanggal 5 kan?”
“ne, omma juga akan datang,, tapi nuuna tidak bisa jadi kau mau kan menemani omma?”
“tentu saja, nanti aku akan menjemput omma di statsiun, oppa tenang saja”
Aku tersenyum senang dan tenang mendengar jawabannya.

***

Sudah 3 hari sejak dia pulang tidak ada kabar, pesan ku tidak dibalas dan telpon ku tak kunjung diangkat olehnya, aku sangat khawatir takut terjadi sesuatu terhadapanya.
“eunhyuk ah, lemas sekali hari ini? Kau sakit?” donghae duduk disamping ku yang memang sedang duduk dipojok ruang latihan selama istirahat tadi.
“nan gwenchana, aku hanya sedang memikirkan hyoyeon,, dia tidak membalas pesan ku” donghae menyodorkan minumnya aku menenggaknya hingga setengah
“mungkin dia tidak ada pulsa coba kau telpon, kau sudah makan?”
“aku sudah menelponnya namun tidak dia angkat, makan? Dari semalam aku belum makan”
“jincha? Mungkin hyo ingin benar-benar liburan dan berkumpul bersama keluarganya sehingga melupakan ponselnya dan tidak mau kau ganggu hyuk, sebaiknya sekarang kau makan dulu dengan ku?” hyoyeon tidak mau ku ganggu? Mana mungkin dia begitu, sesibuknya dia pasti selalu menyempatkan membalas pesan ku walaupun baru besoknya dia membalas pesan ku, atau mungkin dia benar benar sedang ingin menikmati masa dirumah besama keluarganya? Pendapat donghae ada benarnya juga, lagipula kalau ada apa-apa pasti keluarganya akan menghubungi ku,, aku berjalan disamping donghae menuju parkiran, kami menuju makanan cepat saji aku sedang ingin makan hot dog.
Rasanya enak sekali,, semalaman tidak bisa makan memikirkan hyoyeon dan sekarang aku menghabiskan 3 porsi hot dog..

“apa benar eunhyuk oppa pernah berpacaran dengan G.NA???”
~from my charming angel~

***

Tbc

27 comments on “HyoHyuk second story [1/2]

  • Bingung mo komen gimana,tapi sumpah KEEREN bgt ini eonnie
    Adegan kissingnya hot bgt lagi….
    Endingnya bikin penasaran aja….jadi brita yg suruh sica liat itu brita ttg GNa ma Nyuk??tapi aslinya GNa temennya Hyo kan??
    Ditunggu part 2nya ya eonnie
    HWAITING….

  • hwaa.
    pagi2 udah bca ff hyohyuk.
    keren bgt onnie.
    ak suka ceritanya.
    apalagi pas mereka lg di cafe ngebhas poto teaser hyuk oppa.
    so swit bgt deh.

    hem.
    jd g.na onnie ya yg smpet bkin hyuk oppa berpaling.
    jd ga sbr bca lanjutannya.

    ditunggu next part.^^

    • sebelum saur yah? untung belum imsak jd gak batal wkwkwk
      gomawo iah kalo suka jadi semangat bikin lanjutannya nih, belum kepikiran haha…
      idenya ngalir gt z jd pas teaser itu jg gak sengaja onnie lg pk wallpaper yg itu tp onnie jg ketawa sndiri deh.
      tunggu next pasrtnya yah…

  • Waaa onnie, bagus bnget
    Momentnya so sweet, apalagi pas ciumannya (>̯-̮<)
    Waahh, akhirnya buat penasaran onn..
    Hyuk tega bnget gituin hyo..
    padahal aslinya G.NA tmennya hyo, ahh tegaa..
    Ga sabar nunggu lanjutannya onn..

    • thx deh yah kalo pada suka haha ikutan happy juga…
      wah mikirin kiss nya ih awas ah jadi mau juga.. hyuk kn emang raja tega sebenarnya, maka dari itu apa coba peyebabbnya? pantengin part berikutnya setelah g.na come back stage yah tanggal 20.

  • waah hyohyuk brlanjut tnyta, q trtinggal…🙂
    chingu, dah liat MV MR. SIMPLE Lom? enhyuk oppa kereeeen…
    qow nyambung k mr. simple y… whohoho…

  • Astaga eon~
    Aq baca ginian(?) puasanya g batal kan? #Plakk!
    Kisunya hot!! >w<
    *udah tau hot tp adegan kisuna g di skip ==*
    Manajemen SM bnran suka g nganggep hyo?
    Aigo~
    Kasian ya..
    Untung ada unyuk yg slalu kasih semangat.. ^^
    Eonni pantesan adem ayem hyuk di pasangin ma hyo,,
    Ternyata eh ternyata eonni nya sma icul.. XP
    Lanjut eon! ^^

    • hayo batal loh haha….
      makannya pas baca pegang es biar gak hot wkwkwk.
      hmmmm… yah gt deh hyo emang gak ditonjolin lebih nonjolin member lain yg lebih cantik daripaada hyo. padahal yah eunhyuk z ngakuin hyo tu dance nya lebih hebat daripada dy.
      haha iyah atuh kasian c bebe kalo onni m hyuk terus.

  • annyeong eonni…

    iiihh..iiihh.. G.NA mah ga acikk… :p
    tapi andaikan hyohyuk nnti beneran jadian *lagi..
    pasti keren deh…

    untuk ffnya aku suka. romantis n konfliknya dapet eonn.🙂

    1 kata aja deh eonn.. KEREN…!!!🙂

  • Onnie ini aku . Akiu baru baca yang ini dan aku suka sama ceritanya . Aku suka sama ide ceritanya. Kalo baca ini aku seperti bercermin sendiri sama penulisnya ㅋㅋㅋ inget jaman2 dlu biasku masih hyoyeon aku juga ngikutin bgt pekembangannya .. Penasaran . Ntar mw baca part 2 deh .. Kayaknya seru . Onnie ngeksis mulu deh sama chul oppa #colek. Ada apa dengan hyoyeon? Eunhyuknya bs dibilang cerewet yah ahaha . Eerr onnie knp bawa mantannya si eunhyuk ( ˘͡ ³˘͡) ㅋㅋㅋ.

    • eh ada ulan, wellcome dear,,,, my maru coment kkkkk
      gomawo sayang kalo suka,,, hihi comebacklah jadi hyohunnies kalo gt ngikutin lagi hyo u.u
      wahahaha heesya gamau kalah kaya’y dan jina pasti selalu ada, onni suka jina sih #oops
      silahkan dilanjut

  • hhh saya tidak begitu suka. tapi yah gak ngebash2lah … kekeke. kalopun dia sama jina yah aku stuju2 aja. tapi y gt deh namanya org kan kesukaannya berbeda.
    euungg pernah eonn aku gara2 baca FF ini mau pindah ke hyoyeo trus sunny langsung sakit :(( ada kabarnya di tumblr lewat aaakk ….#gigitjari

    • onni juga sesuju aza hyuk ama jina… asal hyuk bahagia tp kaya’y mereka gak cocok hhahhhaa jina terlalu binal buat hyuk…. tar hyuk dijajah lagi.
      wah jincha? kebeneran banget yaudah 2 z sunshiner ama hyohunnies

  • Akhirnya ketemu jg sama ff hyohyuk yg ceritanya keren kayak bener bener kenyataan , tp soal eunhyuk sma g.na itu beneran gag sih mereka pernah pacaran ???
    Ahhhh sekarang lanjut baca ff part 2 nya🙂
    Boleh request ff hyo sama junho gag thor ? Hehe

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: