HyoHyuk Before Story

Published Agustus 15, 2011 by ♥NyorHeesya♥

Cast

Hyohyuk

Hyoyeon melangkahkan kakinya menjauhi seorang namja yang sedang menari diruang latihan bersama seorang yeoja, hatinya begitu teriris melihat pemandangan yang baru saja dia lihat, pemandangan yang seharusnya tidak dia liat,, walaupun status mereka sekarang sudah bukan sepasang kekasih namun hyoyeon masih menyimpan rasa itu, rasa cintanya yang mendalam bagi lee hyukjae.

“buukk” hyoyeon terjatuh karena bertabrakan dengan seseorang

“ah mianh…mari ku bantu” hyoyeon masih terdiam menatap tangan yang terulur kehadapan wajahnya kemudian melihat orang yang dia tabrak.

“gwenchana?” tanya orang itu karena hyoyeon masih memandang penuh rasa kaget

“ah ne gwenchana aku hanya sedikit bingung, gomawo” hyoyeon akhirnya menerima uluran tangan orang itu.

“aku datang kesini hanya ada keperluan tapi tidak sengaja bisa bertemu dengan mu hyoyeon ah, jackpot buat ku” hyoyeon mengernyitkan keningnya

“he? Waeyo dengan ku?” mereka masih berdiri ditempat itu sampai eunhyuk memperhatikan dari pintu ruang latihan, memperhatikan mantan yeojanya sedang berbicara dengan seorang namja yang tidak dia kenal.

“ahni, aku begitu menyukai mu, tapi aku sedang buru-buru kapan kapan mau jalan dengan ku? aku ingin mengenal hyoyeon lebih dekat” hyoyeon membulatkan kedua matanya namun namja itu malah tersenyum lalu berlalu dari hadapan hyoyeon yang masih terpaku. Beberapa saat kemudian matanya menangkap sosok seorang namja yang amat dia kenal sedang memperhatikannya tajam di ambang pintu ruang latihan tadi, hyoyeon langsung membalikan badannya dan berlalu tanpa menoleh lagi.

***

member super junior yang terdiri dari leeteuk, heechul, dan eunhyuk sedang berada di back stage strong heart bersama member SNSD diantaranya ada tiffany, yuri dan hyoyeon. [jaman 2007 belum ada strong heart y? haha tp acaranya pengen strong heart jadi anggap z udah ada] Sebenarnya didepan semua orang hubungan hyoyeon dengan eunhyuk terlihat baik namun terkadang mereka masih mengingat masa lalu yang mereka pilih untuk melepaskannya lebih tepatnya salah satu diantara mereka yang memutuskan hubungan itu Beberapa bulan yang lalu. Ponsel hyoyeon berdering yang berhasil memecah keheningan diruangan itu… ketika melihat layar ponselnya hyoyeon sedikit terdiam.

“wae tidak diangkat onnie?” tanya yuri

“aku tidak tahu siapa yang menelpon, hanya nomor saja” tatap hyoyeon bingung sampai akhirnya ponselnya mati namun tidak lama berdering lagi kembali dengan nomor yang sama.

“mau aku yang angkatkan hyo?” eunhyuk sudah berdiri disamping hyoyeon namun hyoyeon masih terdiam.

“tidak usah oppa, biar aku saja” namun eunhyuk masih disitu memperhatikan

“yoboseyo”

“…”

“nuguya?”

“…”

“kalau tidak mau bicara jangan menelpon”

Hyoyeon yang sedikit kesal menekan tombol merah di ponselnya itu, tapi ponselnya kembali berdering dengan cepat hyoyeon mengangkat lagi namun tetap seperti semula tidak ada suara.

“ya kalau mau menjahili ku tidak akan kuladeni”

Hyoyeon menekan tombol merah lagi dan menyimpan ponselnya disamping tubuhnya, namun dengan nada dering yang sama ponsel itu kembali berbunyi ketika tangan hyoyeon akan menggapai ponselnya namun ada tangan yang lebih dulu menyambar ponselnya.

“ya nuguseyo? Jangan diam saja?”

“…”

“aku peringatkan jangan pernah menghubungi hyoyeon lagi, mengganggu saja”

“…”

Kali ini orang yang menelpon itu yang mematikan sambungannya lebih dulu. Hyoyeon masih menatap eunhyuk tak percaya

“eunhyuk oppa…” untuk sesaat mata mereka masih bertatapan, sampai akhirnya eunhyuk menyerahkan ponsel milik yeoja yang masih dia tatap itu.

“mianh… aku hanya… hanya” namun eunhyuk tak melanjutkan ucapannya dia memilih pergi dari hadapan hyoyeon yang kemudian tertunduk memandang ponselnya yang dia pegang erat.

“gwenchana?” tanya tiffany yang begitu perhatian, dia tau hyoyeon pasti merasa sedih.

“ne onnie, aku ke toilet dulu” hyoyeon melangkahkan kakinya melewati eunhyuk yang sedang menunduk.

“harusnya kau tak melakukan itu oppa, kau tidak perlu tau urusan ku karena hubungan kita tidak seperti dulu lagi… walaupun aku masih penasaran kenapa kau memilih memutuskan hubungan kita? Namun aku takut akan lebih sakit hati kalau tau alasannya” hyoyeon berbicara sendiri didepan kaca besar yang ada di toilet, perlahan air matanya menetes,,

Disisi lain eunhyuk sedang berbicara dengan jina di telpon,,,

“oppa besok mau menemani ku?”

“kemana? Aku ada waktu jam 4 sore”

“hmmm,, aku mau latihan, oppa kan dancer hebat mungkin bisa mengajari ku”

“kalau begitu kau bangunkan aku jam 9 pagi, latihan dimana?”

“di apartemen ku, ottokhe?”

“ne yang penting bangunkan, nanti aku ke apartemen mu”

“ne oppa,,,”

***

Saat syuting strong heart hyoyeon menuliskan di boardnya ‘inilah rasanya patah hati’ dan kang hodong merasa tertarik dengan tulisan hyoyeon.

“hyoyeon, apa kamu sedang patah hati?”

“aku pernah merasakannya”

“bisa ceritakan siapa namja yang membuat mu patah hati, dan karena apa?” eunhyuk yang duduk sedikit dibelakang hyoyeon terus memperhatikan, hatinya sedikit khawatir apa yang akan dikatakan hyoyeon.

“hmmm,, dia nappeun namja, aku cukup tau saja rasanya patah hati dan aku berharap tidak tau alasannya dia meninggalkan ku”

“waeyo,, waeyo” tanya seung gi penasaran

“saat dia memutuskan ku, aku memintanya tak memberitahu alasannya, karena aku akan semakin sakit hati,”

“kau merelakannya?”

“mungkin, bagaimanapun dia punya hak untuk meninggalkan ku, mungkin dia akan lebih bahagia bersama yeoja lain, aku hanya berharap dia selalu tersenyum dan bahagia atas pilihannya”

“sepertinya kau masih merasakannya, apa kejadiannya baru-baru ini?”

“hmm,,, kami sudah jadian selama 7 tahun, dia selalu menjaga ku dan memberikan banyak perhatian lebih, aku sangat bahagia karenanya, setiap aku mendapati kesusahan dia akan membantu ku selalu mengajari ku banyak hal. tapi sebulan yang lalu dia sedikit berubah mungkin BOSAN terhadap ku karena kami menjalani semua ini sudah cukup lama, menurut member SNSD lain, dia tertarik pada yeoja lain namun aku benar-benar tidak mau tau alasannya, dia memutuskan ku langsung saat kami sedang bertemu ditempat biasanya kami menghabiskan waktu bersama, setelah itu dia pergi meninggalkan ku.”

“wah tragis sekali, apa kau menangisinya?” eunhyuk semakin serius menatap hyoyeon, dia sudah tak perduli walaupun kamera menshootnya

“malam itu aku menangis tapi setelah dia pergi, aku mengabulkan permohonnya putus dengan ku dan ku berikan senyuman ku agar dia lega meninggalkan ku, tapi melihatnya belakangan ini dia bahagia mungkin akupun akan bahagia, jadi ku harap dia akan tetap tersenyum walapun bukan aku yang membuatnya tersenyum dan senyuman itu bukan untuk ku”

“wah daebak,, kau tegar sekali, tapi hyoyeon bagaimana kalau sekarang dia sedang menonton dan kemudian dia menyesali perbuatannya, apa kau mau memaafkannya dan menerimanya kembali?” hyoyeon terdiam sejenak

“aku sudah memafkannya namun untuk menerimanya kembali aku tidak tahu tapi aku akan selalu mendukungnya”

“kau keren sekali, apa kau punya sesuatu untuk disampaikan padanya?”

“hmm… oppa semoga kau bahagia dengan pilihan mu, teruslah tersenyum dan jangan buat aku mencintai mu lagi tapi aku akan selalu mendukung mu, karena kau salah satu orang dibalik keberhasilan ku” semuanya bertepuk tangan termasuk eunhyuk namun dia sangat lemas dan matanya sedikit berair. Kang hodong menyadari perubahan raut wajah eunhyuk

“eunhyuk ah, waeyo matamu berair? Kau tersentuh dengan cerita hyoyeon?” eunhyuk sedikit kaget begitupun dengan hyoyeon.

“ah itu karena hyoyeon hubae ku dan kami sangat dekat saat trainee jadi aku merasakan kesedihannya tapi malah membiarkannya tersakiti, mianhe”

“berarti hyoyeon sering bercerita pada mu? Apa kau tau namja itu?” hyoyeon mencoba untuk tidak meneteskan air matanya.

“tentu saja dan aku juga tau siapa namja itu namun aku tidak tahu kalau dia sangat sakit hati oleh namja itu, sebagai orang terdekatnya aku merasa bersalah kaena tidak bisa menjaganya dan dia malah tersakiti, hyoyeonnie mianhe jeongmal mianhe” eunhyuk menundukan wajahnya sedangkan hyoyeon tersenyum simpul.

***

setelah syuting strong heart beberapa hari yang lalu kali ini Eunhyuk menjadi mc salah satu acara music, tapi tiba-tiba ponselnya berdering dia langsung membukanya karena dia sedang berada di back stage.

“aku sedang menonton mu, aku ingat sinyal yang sering kau tunjukan saat kita masih bersama”

~my jina~

Setelah membaca pesan tersebut hatinya sangat teriris karena yeoja chingunya salah mengirim pesan, harusnya jina mengirim pesan pada ex-namja-nya yang sekarang sedang pvom, eunhyuk langsung masuk kedalam toilet matanya memerah dan air matanya mengalir membasahi pipinya, dia tak meyangka yeojanya seperti itu. Saking kesalnya eunhyuk memukul tembok dengan tangannya hingga berdarah, kemudian dia berjongkok dan kembali menangis,.

“napeun yeoja arrrrgghhhhhh” jerit eunhyuk…

***

Sejak kejadian itu eunhyuk menghilang dari jina dan eunhyuk sedikit demam,,, tapi dia dirawat di dorm. Hyoyeon yang mendengar eunhyuk sakit langsung khawatir.

“leeteuk oppa bagaimana keadaan eunhyuk oppa?”

“dia hanya demam, dan tangannya luka karena memukul tembok tapi dia belum cerita detailnya, kau mau menengoknya hyo?” mendengar penjelasan teukie dia merasakan apa yang eunhyuk rasakan, sampai tiffany memegang tangannya hyoyeon sadar akan satu hal, mereka tidak seperti dulu lagi.

“ahni oppa, aku sedang sibuk rekaman, semoga eunhyuk oppa cepat sembuh, annyeong” hyoyeon membungkuk kemudian berlalu dengan tiffany. Teukie juga kaget karena hyoyeon sangat cuek.

“hyo gwenchana?”

“ne onnie, aku mau keruang latihan saja, onnie mau kemana?” hyoyeon mencoba untuk tersenyum

“kau yakin tidak mau menengok eunhyuk oppa? Aku tau hyo kamu sangat khawatir tapi memang sebaiknya kau jaga jarak agar tidak sakit hati lagi”

“ne onnie aku yakin, gomawo onnie kau sangat mengerti aku” hyoyeon memeluk tiffany dan tak terasa air matanya menetes satu persatu.

“aku pasti bisa melupkan eunhyuk oppa”

***

“kita putus” jina membulatkan matanya, menatap eunhyuk yang hanya menunduk.

“oppa, waeyo? Waeyo memutuskan ku?”

“aku tidak bisa bilang alasannya, mianhe” eunhyuk pergi meninggalkan jina yang masih terdiam.

“oppa eunhyuk oppa jebal kajema… kajema…” namun eunhyuk terus berjalan dan air matanya kembali menetes, dia tidak menengok sedikitpun, jina terduduk lemas karena eunhyuk memutuskannya tiba-tiba tanpa penjelasan apapun juga.

***

Sejak kejadian itu eunhyuk emang sedikit murung, dia tak banyak bicara lagi… sekarang dia sedang duduk dipojok ruang latihan mendengarkan music dari ipodnya. Hyoyeon masuk tubuhnya membeku saat melihat eunhyuk, dia membalikan badannya berniat keluar lagi namun eunhyuk yang menyadari kedatangan hyoyeon langsung bangkit menarik tangan hyoyeon. Untuk sesaat mereka saling terdiam, hyoyeon mencoba melepaskan tangannya dari cengkraman eunhyuk namun eunhyuk memegang erat tangannya.

“hyo waeyo menghindari ku?”

“aku buru-buru jessica onnie menunggu ku dibawah”

“gojitmal,,, aku tahu jessica sedang bersama donghae, waeyo hyo? Apa aku terlalu jahat?” hyoyeon langsung berbalik menatap eunhyuk yang sedang menunduk.

“ahni, hanya saja aku memang bukan orang yang pantas berada didekatmu oppa” mendengar jawaban hyoyeon itu eunhyuk langsung menatap tajam hyoyeon, dia menarik hyoyeon lebih mendekat, hingga jarak mereka sekarang tinggal beberapa centi saja.

“aku salah hyo, aku menyianyiakan mu,, harusnya aku tidak melepaskan mu” eunhyuk mencium telapak tangan hyoyeon dan mendekatkan wajahnya namun hyoyeon menghindar.

“mianhe oppa, aku sudah bilang jangan buat aku mencintai mu lagi, mianhe” hyoyeon mencoba melepaskan diri namun eunhyuk masih menahannya

“waeyo hyo? Aku tau kau masih mencintai ku, aku bisa merasakannya hyo aku juga masih sangat mencintai mu, kau mau kan kita seperti dulu lagi?” mata hyoyeon sudah semakin merah.

“ahni oppa, kita takan bisa seperti dulu lagi aku sudah melupakan perasaan ku pada mu, jadi jebal oppa jangan mendekati ku lagi” hyoyeon berlari keluar ruangan, eunhyuk yang mendengar jawaban hyoyeon hanya terdiam saja, dia mungkin sekarang akan benar benar kehilangan hyoyeon, dia terduduk dilantai kemudian menangis.

“inikah hyo yang kau rasakan saat aku meninggalkan mu? Sakit sekali” gumam eunhyuk.

***

Hyoyeon akhirnya menerima ajakan junho untuk pergi menonton,,,

“jincha? Hyoyeon menerima ajakan junho? Baguslah daripada dia menangisi eunhyuk oppa terus” ucap taeyon pada tiffany.

“ne aku juga kasihan pada hyo, dia sangat mencintai eunhyuk oppa, tapi eunhyuk oppa tega mencampakannya padahal mereka pacaran sejak trainee tapi entah kenapa eunhyuk oppa berubah” tiffany berbicara sangat lemas, kemudian sooyoung duduk diantara taeyon dan tiffany.

“onnie kalian tau? Eunhyuk oppa mulai mendekati hyoyeon lagi?”

“mwoya? Aisshhh napeun namja, setelah menyakiti hyo sekarang mau balikan lagi”

Mereka tidak sadar bahwa eunhyuk mendengarkan dari balik pintu ruang latihan, eunhyuk makin berasa bersalah dan sekarang dia tau hyoyeon sedang pergi dengan namja lain dan itu membuatnya semakin sakit. Eunhyuk berlari meninggalkan ruang latihan, dia bertemu dengan jessica.

“oppa buru-buru sekali?” eunhyuk yang menyadari itu jessica langsung berhenti

“sica kau tau hyoyeon kemana?”

“menonton ke bioskop xxxx” dengan polosnya jessica memberitahu eunhyuk.

“gomawo” eunhyuk berlari menuju mobilnya dan menjalankannya cepat menuju bioskop yang telah jessica beritahu.

“hyo jebal jangan tinggalkan aku seperti ini, aku tidak bisa kehilangan mu” gumam eunhyuk, setelah sampai dia menyamar dan menunggu di depan bioskop, jam keluar sebentar lagi eunhyuk masih setia menunggu.

Eunhyuk menangkap sosok hyoyeon yang memakai topi dan kaca mata yang berjalan disamping junho, hyoyeon terlihat tersenyum saat mengobrol dengan junho, junho menarik tangan hyoyeon karena dikenali fans mereka berlari melewati eunhyuk, tangan eunhyuk mengepal dan dia ikut berlari mengikuti mereka. Eunhyuk mengikuti sampai ke restoran,, dia duduk dibelakang hyoyeon, matanya tak lepas sedikitpun dari mahluk yang ada dihadapannya itu.

“apa aku sudah benar benar kehilangan mu hyo?”

Eunhyuk sudah menunggu didepan dorm snsd, sampai junho datang mengantarkan hyoyeon, junho memegang kedua tangan hyoyeon saat itu dan berbicara namun eunhyuk tak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan, mungkin eunhyuk memang baby crying suju, dia kembali menangis melihat yeoja yang dia sayangi bersama namja lain.

***

Semua member snsd dan suju sedang bersama diruang makan, management sengaja mengumpulkan mereka karena akan membahas tentang smtown 2008. Dimana ada hyoyeon, eunhyuk akan bersikap dingin dan sedikit pendiam tidak seperti biasanya walaupun kejadian itu sudah berlalu beberapa bulan lalu.

“hyo kau sudah dengar lagu yang eunhyuk oppa ciptakan?” bisik jessica

“belum, memangnya kenapa dengan lagunya?” hyoyeon merasa tertarik dengan pertanyaan jessica.

“aku dengar dari donghae oppa, dia menciptakannya untuk mu, judulnya one love, coba kau dengarkan!” hyoyeon lalu melihat kearah eunhyuk yang sedang tidak bersemangat memakan makanannya.

“ne onnie gomawo, nanti aku dengarkan” namun jessica memberikan ipodnya memasangkan ear phone pada telinga hyoyeon

“kau cari lagunya aku menyimpannya semalam” ucap jessica yang melanjutkan makannya.

Hyoyeon mulai memencet tombol play, dengan seksama dia mendengarkan lagu yang dibawakan KRY feat eunhyuk. Dia terdiam meresapi lagu itu, hingga tak terasa air matanya menetes, tiffany yang menyadari langsung khawatir

“hyo waeyo menangis?” eunhyuk yang mendengar langsung melihat kearah hyoyeon, namun hyoyeon malah keluar dari ruang makan eunhyuk pun berlari mengejar hyoyeon. Hyoyeon menangis di tangga, eunhyuk dengan susah payah berhasil mengejar dan duduk disamping hyoyeon. Tanpa berpikir panjang eunhyuk langsung menarik hyoyeon kedalam pelukannya.

“kau tau setiap melihat mu menangis, hati ku sangat sakit sekali”

“oppa lepaskan aku,jebal” hyoyeon mencoba melepaskan pelukan eunhyuk namun eunhyuk malah semakin erat memeluk hyoyeon

“shireo… aku tidak akan pernah melepaskan mu lagi hyo”

Setelah beberapa saat hyoyeon tidak berontak lagi, dia masih menangis didalam pelukan eunhyuk. Eunhyuk membuka ear phone yang sedari tadi terpasang ditelinga hyoyeon.

“apa aku menyakiti mu lagi? Sampai kau menangis seperti ini?” hyoyeon diam saja

“apa dia yang membuat mu menangis sekarang?” kali ini hyoyeon mengangkat wajahnya menatap eunhyuk

“dia? Nugu?” eunhyuk mengusap air mata hyoyeon.

“junho, kau sekarang bersama junho kan?” hyoyeon mengegelengkan kepalanya

“ikut dengan ku” eunhyuk membantu hyoyeon bangun dan langsung menariknya.

“oppa kita mau kemana?”

“suatu tempat”

“oppa aku tidak bisa ikut, aku.. mianhe…” langkah eunhyuk terhenti, hyoyeon melepaskan tangannya dari genggaman eunhyuk dan berlari mejauhi eunhyuk. Eunhyuk terduduk dilantai.

“hyo apa aku harus kehilangan mu selamanya? Aku tidak bisa hidup tanpa mu, jebal kembali pada ku…”

***

Hyoyeon masih memikirkan lirik lagu yang eunhyuk ciptakan itu, dan juga donghae memberitahu bahwa rap lagu mirror juga untuk dirinya, hyoyeon berkali kali mendengarkan kedua lagu itu bergantian.

“kau tau hyo? Eunhyuk sangat menyesal meninggalkan mu, aku tidak tega melihatnya terus murung, dia hanya mau kau kembali padanya”

“kalau dia menyesal untuk apa eunhyuk oppa meninggalkan ku?”

“aku tidak bisa jelaskan kalau masalah itu, yang aku tau sekarang dia sangat berharap kau kembali padanya, dia khusus menciptakan lagu itu untuk mu dan juga bagian rap lagu mirror, setiap menyanyikan lagu itu pasti dia akan menangis”

“aku masih belum bisa menerimanya oppa, gomawo mau menjawab pertanyaan ku, annyeong”

Hyoyeon memikirkan kembali ucapan donghae tadi…

“oppa apa kau benar-benar menyesal?”

Kemudian hyoyeon menyalakan tv mencoba melupakan sejenak pikirannya, namun di tv sedangkan menyiarkan monologe super junior, tepat sekali eunhyuk yang sedang diwawancara.

Mata hyoyeon focus memperhatikan eunhyuk di layar kaca, namja itu terlihat lesu dan sembab, namun dia tetap menyelipkan senyumannya. Eunhyuk menceritakan keluarganya, bagaimana dia mulai mencintai dance, persahabatannya dengan junsu, fans dan lagu, dia menciptakan lagu di rap mirror, dia menceritakan sedikit kalau lagu itu dia buat saat patah hati, dan dia menyanyikan sedikit part rap-nya. Hyoyeon yang melihat langsung menangis, ada beberapa cuplikan yang memperlihatkan kelucuan eunhyuk dan saat eunhyuk menangis itu membuat hyoyeon mengingat masa-masa saat bersama eunhyuk.

Hyoyeon berlari keluar dorm, menuju kantor SM, menerobos hujan saat menyetop taxi…

Akhirnya hyoyeon sampai juga didepan ruangan yang dia yakini namja yang dia cari ada didalamnya, dengan tubuh sedikit menggigil hyoyeon membuka pintu dan menyembulkan kepalanya, dilihatnya namja yang dia cari sedang tiduran dipojok mendengarkan ipodnya dan matanya tertutup, hyoyeon bergegas masuk namun sebisa mungkin dia tidak menimbulkan suara agar namja itu tidak membuka matanya.

Hyoyeon merapihkan rambut bagian depan eunhyuk, tangannya yang dingin mengusap bibir eunhyuk lembut, menyelimuti tubuh eunhyuk dengan jaket milik namja itu. Hyoyeon mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir eunhyuk lembut kemudian bergegas pergi lagi, namun hyoyeon sangat kaget saat tangan eunhyuk menangkap tangannya, matanya terbuka dan masih memegang tangan hyoyeon erat.

“mianh oppa aku membangunkan mu” hyoyeon masih belum siap menghadapi eunhyuk, dia berniat bangkit namun pegangan eunhyuk sangat erat, eunhyuk pun menarik lengan hyoyeon hingga yeoja itu jatuh menimpa tubuh nya, mata keduanya bertemu dan saling menatap, tangan eunhyuk membelai lembut pipi hyoyeon.

“hyo kau kembali?” eunhyuk tersenyum bahagia namun hyoyeon masih setengah tersenyum, rasanya tubuhnya begitu membeku, eunhyuk yang menyadari hyoyeon begitu pucat langsung bangkit memakaikan jaketnya pada tubuh hyoyeon yang hanya memakai tank-top itu.

***

Pantai adalah sebuah tempat yang sangat nyaman bagi hyohyuk, namun hyoyeon tidak keluar dari mobil eunhyuk, dia duduk di kursi sebelah kemudi masih memakai jaket eunhyuk dan eunhyuk sendiri sedang membeli minuman hangat untuk mereka berdua.

“kim hyoyeon bahagiala, maafkan dia. jangan sampai kau kehilangan cinta mu lagi, soshi fams”

~from sica onnie~

Hyoyeon masih memandangi layar ponselnya, semua member snsd menyayanginya namun kegundahannya tetap saja tidak bisa dia hilangkan walaupun dia selalu berpura pura tegar dan ceria, ketidak nyamanan dengan management membuatnya semakin mendownkan diri sendiri. Karena terlalu hanyut dengan pikirannya hyoyeon sampai tidak sadar eunhyuk sudah duduk disampingnya, memandangnya dengan tatapan khawatir melihat hyoyeon yang hampir menangis.

“hyo minumlah” hyoyeon menerima cup berisi teh hangat dari tangan eunhyuk, namun hyoyeon kembali terdiam

“oppa,,, aku sudah mendengar lagu mu” eunhyuk sangat kaget mendengar pernyataan hyoyeon, dia menatap hyoyeon yang masih menatap kosong ke depan.

“kau tau tentang lagu itu?”

“ne, saat diruang makan itu aku menangis karena mendengar lagu eunhyuk oppa, waeyo harus menciptakan lagu itu untuk ku?”

“aku hanya sangat merasa menyesal telah meninggalkan cinta ku, lagu itu hanya curahan hati ku, aku hanya ingin kau tau aku sangat menyesal dan sangat membutuhkan mu kembali disamping ku, kim hyoyeon apa kau masih mencintai ku?” eunhyuk menghadapkan tubuh hyoyeon kehadapannya. Wajah eunhyuk begitu memelas sedangkan tatapan hyoyeon masih datar,

“aku tidak penah bisa melupakan mu, setiap aku mencoba melupakan mu maka rasa rindu ku semakin besar, semakin aku mencoba membenci mu rasa cinta ku malah semakin kuat, tanpa mu disisi ku membuat ku kehilangan energi ku, aku…” sebelum hyoyeon menyelesaikan ucapannya eunhyuk langsung mencium bibir hyoyeon lembut, eunhyuk melakukannya dengan penuh kelembutan membuat hyoyeon nyaman dan membalas ciuman eunhyuk, semakin lama semakin dalam sampai sampai eunhyuk mendorong tengkuk hyoyeon agar terus membalas ciumannya, disedot kuat bibir bawah hyoyeon, tangan kanan eunhyuk membelai pipi hyoyeon lembut membuat yeoja itu benar benar terbuai.

Setelah menyelesaikan ciumannya, mereka saling berhadapan… hyoyeon sedikit menunduk.

“aku sudah tau hyo, kau tak perlu panjang lebar menjelaskan, mianh jeongmal mianhe,,, aku janji takan menyakiti mu lagi apalagi untuk meninggalkan mu, tidak akan pernah ku lakukan, sarangheyo kim hyoyeon” eunhyuk menarik hyoyeon kedalam pelukannya dan hyoyeon menangis didalam pelukan eunhyuk, tangannya melingkar memeluk eunhyuk.

***

“oppa ini makanannya” hyoyeon menghidangkan masakan yang mereka beli diluar dan sekarang mereka berada disebuah villa dekat pantai, eunhyuk sengaja menyewanya karena mereka tidak bisa kembali ke dorm malam ini, mobil eunhyuk tidak mau menyala terpaksa masuk bengkel dan ponsel mereka lobet.

“oppa apa kau hapal nomor yang ada di dorm?” eunhyuk mulai memakan makanannya.

“waeyo hyo? Ayo makan nanti keburu dingin” hyoyeon masih terdiam dia nampak gelisah.

“aku harus memberitahu sica onnie kalau aku malam ini tidak pulang, mereka bisa mencari kita, nomor donghae oppa juga tidak hapal?” eunhyuk masih asik makan tanpa gelisah sedikitpun.

“sudahlah jangan dipikirkan sekang makan dulu, Lagipula kita hanya menghilang malam ini saja dan besok juga kita tidak ada jadwal kan.”

“oppa tapi…” eunhyuk mengeluarkan ponselnya yang mati dan mencoba menghidupkannya

“sebentar aku mencoba menelpon pada donghae, semoga batrenya masih kuat”

“sms saja nanti batrenya gakan kuat”

“dia jarang membaca sms” eunyhuk masih menunggu donghae mengangkat telponnya…

“donghae ya aku sedang bersama hyoyeon malam ini di villa dan…”

Tut tut tut….

Akhirnya terputus juga…

“mati” eunhyuk hanya nyengir kuda sedangkan hyoyeon terlihat cemberut

“aku bilang juga kan..” hyoyeon menghentikan ucapannya karena eunhyuk mendekatkan wajahnya sangat dekat sekali.

“tenanglah hyo… disini kan ada aku, aku yakin mereka takan khawatir” eunhyuk menyuapi hyoyeon karena sedari tadi hyoyeon tak menyentuh makanannya.

Setelah menyelesaikan makannya, kedua pasangan tersebut masuk kedalam kamar. Hyoyeon menyiapkan selimut sedangkan eunhyuk masuk kedalam kamar mandi. Eunhyuk menghampiri hyoyeon yang tengah duduk di pinggir ranjang.

“chagi selimutnya ada 2 kan?” tanya eunhyuk yang ikut duduk dipinggir ranjang kemudian menidurkan tubuhnya.

“hanya ada satu sepertinya, waeyo?” hyoyeon ikut berbaring disamping eunhyuk

“aku akan tidur diluar, kau bisa tidur disini” namun hyoyeon memiringkan tubuhnya menghadap eunhyuk, tangannya menelusuri setiap bagian wajah eunhyuk.

“jangan menyiksa diri sendiri, udara disini sangat dingin lagipula hanya ada satu selimut, oppa mau mati kedinginan bila tidur diruang tamu?” kini eunhyuk pun memiringkan tubuhnya sehingga mereka saling berhadapan

“jadi maksud mu kita tidur berdua diranjang ini? Wajah eunhyuk terlihat tersipu malu.

“aku ingin oppa menemani ku malam ini, tapi jauhkan pikiran kotor mu… kita hanya tidur dan tidak akan melakukan lebih bukan?” eunhyuk menelan ludahnya sendiri, dan mendekati hyoyeon sehingga tubuhnya menindih tubuh hyoyeon.

“Melakukan hal lebih apa hyo?” eunhyuk terlihat tersenyum penuh arti namun tubuh hyoyeon terasa menegang, mendapati eunhyuk yang mulai menggoda dirinya.

“eeuhhh,,, bukan apa-apa sebaiknya kita tidur” eunhyuk mendekatkan wajahnya dan menyibakan rambut hyoyeon.

“ini belum jam 12 malam chagi… sebaiknya kita bermain main dulu” eunhyuk mengusap lembut pipi hyoyeon dan mengecup bibirnya.

“ahni oppa, aku…” eunhyuk membekap bibir hyoyeon dan hyoyeon membukakan jalan bagi lidah eunhyuk untuk masuk, lidahnya menjilati bibir hyoyeon semakin lama ciumannya semakin liar, Sedotannya dibibir hyoyeon sangat kuat beberapa kali dia menggigit bibir mungil yeoja itu, tangannya meraba paha hyoyeon mengusapnya lembut. Hyoyeon menemani lidah eunhyuk sehingga saling bertautan, ciumannya semakin turun hingga ke leher, lidah eunhyuk menyusuri leher indah milik hyoyeon namun kembali mencium lembut bibir hyoyeon.

“tenang saja, aku tidak akan melakukannya, lucu sekali wajah mu saat ku permainkan tadi” hyoyeon masih menghela nafas namun eunhyuk tertawa terbahak bahak. Hyoyeon memencet hidung eunhyuk gemas…

“kau jahat oppa, aku pikir…” eunhyuk kembali melumat bibir hyoyeon gemas, mengangkat hyoyeon hingga menindihnya.

“kau menginginkan ku benar benar melakukannya?” hyoyeon mengusap bibir eunhyuk yang basah karena ciumannya.

“ahni oppa, kita tidak boleh melakukannya sebelum kita menikah, aku tau oppa orang yang baik yang bisa menghargai ku” eunhyuk tersenyum, hyoyeon yang gemas mengecup bibir eunhyuk kilat kemudian bangkit, begitupun dengan eunhyuk ikut bangkit dan mereka membenarkan posisinya untuk tidur. Eunhyuk menarik hyoyeon kedalam pelukannya dan menyelimuti tubuhnya juga tubuh hyoyeon.

“sekarang tidurlah, besok kita pulang ke seoul, saranghae hyoyeonnie” eunhyuk menegcup kening hyoyeon lembut

“nado… jaljayo” akhirnya pasangan hyohyuk pun tertidur.

***

Epiloge

Mereka sudah sampai di seoul kini eunhyuk tengah mengantar hyoyeon menuju dorm nya, ketika masuk jessica langsung berteriak dan memeluk hyoyeon… eunhyuk yang kaget mengusap dadanya, kemudian datang tiffany dan taeyon.

“hyo.. eunhyuk oppa tidak melakukan hal buruk terhadapmu bukan?” hyoyeon hanya menggeleng

“kami semalaman mencoba menghubungi tapi ponsel mu tidak aktif terus donghae oppa menelpon jessica dan bilang kalian sedang berada di villa, kalian?” eunhyuk yang merasa dituduh macam-macam langsung mendekati para yeoja itu

“ya fanny, sica kalian pikir aku namja seperti apa? Mana mungkin aku menyakiti hyoyeonnie, semalam mobil ku mogok terpaksa kami menginap dan ponsel kami juga mati”

“benar itu hyo?” tanya tiffany meyakinkan

“ne onnie, tenang saja,, eunhyuk oppa bukan orang seperti itu dan kami sudah baikan jadi kalian jangan terlalu khawatir” taeyon datang mebawakan teh manis.

“duduklah dulu, kalian pasti lelah” eunhyuk meminum teh buatan taeyon, tapi hyoyeon langsung ke dapur”

“hyo mau apa?” tanya jessica

“masak, eunhyuk oppa sepanjang perjalanan kelaparan, kalian sudah makan?”

“sudah, kalau begitu kami tinggalkan kalian yah”

“he mau kemana?”

“kami mau ke kantor, kau istirahat lah dulu nanti siang bisa menyusul kami, dan eunhyuk oppa awas kalau kau menyakiti dongsaeng kami lagi” eunhyuk membulatkan matanya, mereka keluar dorm, sedangkan hyoyeon sedang memasak, eunhyuk menghampiri hyoyeon dan memeluknya dari belakang

“chagiya… masakan aku makanan penuh cinta mu, aku tidak mau kadar cinta mu berkurang sedikit pun”

“hmmm,,, arraso yeobo”

“sarangheyo hyoyeonnie, yongwhoni”

“nado hyukjaae oppa” keduanya tersenyum dan tertawa bersama sambil memasak.

END

23 comments on “HyoHyuk Before Story

  • Omo omo….so hot,ini harusnya dikasih label NC,keke
    so sweet as always..agak ngeri sih pas adegan di villa itu,takutnya kejadian beneran,soalnya Eunhyuk yadong bgt sih,lol
    Dtunggu ff HyoHyuk yg lainnya eonnie,HYOHYUK FOR THE WIN….

  • kyaa.
    bagian awal2 apalagi pas bagian strong heart itu bener2 bkin mewek.
    gak tega ngeliat hyo onnie digituin T.T

    tp untung akhirnya bhagia.
    mesra bgt lg.
    bkin senyam senyum bacanya.
    wkwk.

    ditunggu ff hyohyuk lainnya onnie.^^

  • wah… daebak…
    bgus,, bgus,, bgus…
    aq suka alur ceritany.. terasa nyata chingu…
    i love hyohyuk couple…

    tingkat kan lagi ya kreatifitas mu chingu… ^^

  • sumpah deh aku sukaa bgt ama fan fict yg ada d blog ini,,dr sekian fan fict yg pernah ku baca, fan fict di blog ini lbh menarik n seru…ky kisah nyata…untuk Author, ku tunggu ya fan fict selanjutnynya ttg HyoHyuk couple,, aku suka bgt…

  • ff ini kayak nyata , smoga aja emg bener kehidupan mreka kyk gitu krn udah banyak bgt momen yg tanpa sengaja memperlihatkan bahwa hyohyuk itu real hahahaha😀

  • Daebak,Daebak,,,,;)
    q zka bngt ma ff ne,,,,zka bngt pz bagian Hyo onnie nangis d’tangga truz d’peluk ma Hyuk oppa,,,,duch pkk x So Sweeeeet bngt,,,,,

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: