Pink in Story Life

Published Desember 15, 2011 by ♥NyorHeesya♥

Aku terus berlari menghindari para pesuruh rentenir itu, oppa ku sungguh sialan beraninya berhutang banyak karena berjudi sekarang aku yang harus menanggung akibatnya dikejar kejar para penagih hutang. Kalau aku sampai bertemu lagi dengannya lihat saja dia habis ditangan ku. aku sudah terlalu jauh berlari lelah sekali rasanya, tapi mereka masih mengejar ku.

Buuuggg

Siapa yang ku tabrak? Dia namja, aku tidak perduli aku hendak berlari lagi namun dia menahan tangan ku.
“ya lepaskan”
“kau menumpahkan makanan ku, ganti rugi dulu nona”
“aku sedang buru-buru aku mohon”
“oh tidak bisa, kau harus mengganti dulu jatah makan malam ku” sial sekali namja ini
“aku sedang dikejar kejar orang, nanti aku balik lagi kalau sudah lolos dari mereka dan mengganti makanan mu ok?” namun dia masih menahan tangan ku
“kau penjahat ya?”
“bukan, aku tidak bisa menjelaskan pada mu jebal lepaskan aku, kalau tidak mereka bisa menjadikan pelacur”
“pelacur?”
“aissshhh ppaliwa lepaskan, jebal nanti aku jelaskan lagi”
“aku sudah melihat mereka” aku tidak berani berbalik, aku menatapnya penuh permohonan
“jebal” kami masih saling menatap, kemudian dia mendorong ku ke tembok pertokoan yang tutup menghimpit tubuh ku lalu mencium ku, bukan hanya menempelkan bibirnya bahkan melumat bibir ku, brengsek orang ini, aku sedikit mendorong tubuhnya namun aku tidak bisa melepaskannya begitu saja, dia memegang bahu ku erat dan makin melumat bibirku.
“fyuhhh huh… ya apa yang kau lakukan brengsek” bentak ku saat dia melepaskan bibirnya, dan jarak kami masih sangat dekat
“aku kan menolong mu, lihat yang mengejar mu sudah pergi” aku masih mengatur nafas dan memang mereka sudah tidak.
“tapi apa perlu kau sampai mencium ku,,, itukan…” dia menunggu ku melanjutkan kata-kata ku namun aku tidak bisa melanjutkannya
“ciuman pertama mu? Aissshhh mianhe, tadi hanya cara itu yang ada dibenak ku karena bibir mu saat cemberut sangat menggoda sekali, jadi tidak ada cara lain” orang ini benar-benar tidak waras malah tertawa lagi
“napeun…” aku meninggalkannya begitu saja, namun dia kembali menahan tangan ku
“ya aku sudah membantu mu, kau bilang akan mengganti makanan ku”
“aku bahkan tidak punya uang sepeserpun, apa yang bisa ku ganti lagipula kau sudah membuat ku kesal, lepaskan”
“ya enak saja, itu janji mu aku tidak mau tau, kalau tidak aku akan mencari mereka dan menyuruh membawa mu” dia hampir berteriak namun aku membekap mulutnya
“aku mohon, aku benar-benar tidak punya uang aku bahkan belum makan dan sudah tidak punya tempat tinggal” tak terasa air mata ku menetes, dan berjongkok dihadapannya.
“aiisshhh kenapa aku sial sekali malam ini, baiklah ikut dengan ku” dia membangkitkan tubuh ku, namun air mata ku masih membanjiri pipi ku.
“aku tidak suka melihat yeoja menangis, hapus air mata mu” dia menarik tangan ku dan aku menyusut air mata ku, dia mau membawa ku kemana?
“kau mau bawa aku kemana?”
“ikut saja dulu” ini sudah sampai dipinggir jalan besar, dihadapan ku ada sebuah motor dia menaikinya
“naiklah”
“kau mau bawa aku kemana?”
“naik saja dulu, aku bukan orang jahat” akhirnya aku menaik
i motornya,, aku tidak tau dia mau membawa ku kemana.

***

“turunlah” aku melihat sekekeliling, ini myeongdong kan. Kenapa dia membawa ku ketempat ini.
“untuk apa kita kesini?” dia malah menarik ku kesebuah tempat makan. Didalam tempat makan ini cukup ramai, dia membuka jaketnya dan menyimpannya di kursi, terlihat tubuhnya yang lumayan berotot hanya memakai kaos tipis berwarna putih, Dia memesan 2 mangkuk ramyun dan juga soju.
“sudah ku bilang, aku tidak punya uang membelikan mu semua makanan itu” dia malah tersenyum.
“kau ini cerewet sekali” dia malah menerima telpon dan sepertinya dari kekasihnya, dia tersenyum terus saat berbicara dengan lawan bicaranya di telpon dan kata katanya sungguh lembut.
2 mangkuk ramyun sudah ada dihadapan kami, dia dengan segera menyelesaikan pembicaraannya.
“makanlah ini aku yang bayar” ucapnya hangat
“jinchayo?”
“ne…sebenarnya kau kenapa bisa dikejar orang-orang itu?”
“oppa ku berhutang pada mereka, karena harta yang ada dirumah tidak mencukupi untuk menutupi hutangnya jadi aku yang dijadikan sasaran dan berniat menjadikan ku wanita penghibur”
“oppa mu kemana?”
“entahlah dia sudah menghilang sebulan yang lalu”
“oh aku mengerti, lalu setelah ini kau mau kemana?” aku hanya menggeleng, aku tidak tahu harus kemana, rumah pun sudah tidak punya, malang sekali nasib ku
“kau bisa tinggal dengan ku” aku membelalakan mata ku
“ne?”
“tapi kalau kau lebih suka tinggal dijalanan tidak masalah” dia kembali menyantap ramyunnya, aku masih terdiam, tinggal bersamanya? Apa dia bukan orang jahat? Tadi saja sudah berani mencium ku, tapi kelihatannya dia baik, atau ini hanya tipu dayanya. Ayo lah lee heesya berpikir dengan jernih.
“katanya kau lapar, habiskan makanan mu jangan hanya dipandang saja” aku tersadar dan langsung memakan ramyun yang mungkin sudah agak dingin.
“oh ya kita belum berkenalan, kau siapa? Aku lee hyukjae”
“pinkan imnida” aku memakai nama barat ku, sengaja.
“pinkan?”
“ne nama barat ku, aku hanya memberitahu pada mu dan cukup panggil aku pink”

***

Ini keputusan yang sulit namun aku tidak punya pilihan, sekarang aku sampai dirumahnya… rumahnya mungil sekali, ah bukan rumah tapi apartemen tapi ini hanya 1 kamar, jadi aku?
“aku hanya punya 1 tempat tidur jadi…”
“ah tidak masalah, aku tidur didepan tv saja, kau sudah mau menampung ku saja, itu sudah cukup”
“oh baiklah kalau begitu, kau butuh sesuatu?”
“aku tidak ada pakaian dan aku butuh…”
“untuk malam ini pakai saja dulu kaos dan boxer ku, besok aku belikan kau pakaian, ottokhe?”
“baiklah, gomawo”
“ka mau mandi? Disana kamar mandinya, maaf hanya ada peralatan mandi namja, jadi pakai saja dulu, aku siapkan pakaian untuk mu”
“ah gwenchana… aku mandi dulu” aku langsung berlari menuju kamar mandi, dan ini sangat rapih sekali, dia namja dan tinggal sendiri tapi ini lebih rapih daripada kamar mandi yeoja, ku buka pakaian ku dan mulai menyalakan showernya, menyabuni tubuh ku dan memakai shampo hah segar sekali setelah beberapa hari aku main petak umpet dengan para penagih hutang itu.
Tok tok tok…
“ini handuk dan pakaian untuk mu” aku membuka sedikit pintu kamar mandi, dia hanya memasukan tangannya menerahkan handuk dan pakaiannya.
“gomawo” setelah selesai aku mengeringkan tubuh ku lalu memakai pakiannya, kaos yang besar dan boxer, lumayan.

***

Ku lihat dia sedang menonton tv dengan minuman kaleng didepannya, aku duduk disampingnya.
“kau tidak akan mandi?”
“sebelum keluar rumah aku sudah mandi, oh ya aku ada pekerjaan untuk mu”
“pekerjaan? Apa itu?”
“di club malam teman ku, kau mau?” club malam? Aku yeoja baik-baik mana boleh bekerja ditempat seperti itu
“tapi, aku bukan yeoja yang…”
“ahni, kau hanya bekerja sebagai cleaning service, bukan sebagai wanita malam”
“cleaning service?”
“ottokhe? Kalau kau mau, aku bisa memasukan mu besok” aku berpikir sejenak lumayan sih tapi yasudahlah daripada aku menganggur dan malah merepotkannya
“baiklah tidak masalah, asalkan kau tidak menjual ku saja” dia langsung menatap ku
“aku bukan namja seperti itu, sebaiknya kau tidur tidak apa tidur di sofa?” aku mengangguk pasti.

***

Malam ini aku bersama hyukjae sudah berada di club yang dia sebutkan kemarin malam, disini sedikit menyeramkan namun dari pintu masuk sampai didalam rata-rata menyapanya. Aku sedikit tenang dan terus berjalan disampingnya.
“tunggu dulu disini, aku menemui teman ku dulu, jangan kemana-mana”
“jangan lama-lama aku takut” dia hanya tersenyum kemudian pergi meninggalkan ku, aku menengok sana sini menyeramkan sekali mana bisa aku bekerja ditempat seperti ini.
“hi… baru yah disini? Mau main dengan ku?”
“maaf aku bukan wanita semacam itu”
“tch…. Kau jangan munafik yang datang kesini aku tahu wanita seperti apa”
“ya sudah ku bilang aku bukan…” dia mendorong tubuh ku hingga tertidur di sofa, wajahnya semakin mendekat namun aku masih menahan tubuhnya.
“kau itu sok suci” ya tuhan aku memang salah masuk ketempat ini tapi aku mohon selamat kan aku
“hyung lepaskan dia” aku mendengar suara hyukjae namun namja ini masih memaksakan ingin mencium ku
“hyung aku bilang lepaskan dia” sial, namja ini masih menindih ku sampai hyukjae memukul namja itu hingga terjatuh. Aku masih shock dan tetap tertidur di sofa
“ya lee hyukjae berani kau memukul ku? aku menemukan yeoja ini lebih dulu”
“mianhe hyung, dia bukan pelacur disini, aku yang membawanya jadi jangan sentuh dia”
“kau… “
“dia akan jadi cleaning service disini, aku harap hyung bisa menjaganya untuk ku” apa yang dia bilang? ‘menjaganya untuk ku?’
“kau tidak apa-apa?” aku mengangguk masih dengan wajah yang sangat cemas
“ayo” dia membantu ku bangkit, namja yang dipanggilnya hyung itu pergi meninggalkan kami.
“hyukjae aku terlalu merepotkan mu”
“tidak masalah, aku paling tidak tega pada seorang yeoja, masuklah” didalam ruangan ini ada seorang namja yang sedang duduk dibalik meja kerjanya.
“hae ini yang akan jadi pegawai baru disini, aku harap dia hanya bekerja disekitar belakang saja jangan masuk ke area yang berbahaya” namja itu bangkit dan mendekati kami
“ini lebih cocok ku jadikan wanita ku hyuk haha terlalu cantik dan sexy untuk ku jadikan cleaning service”
“ahni, aku tidak mengijinkan,, jadi kau jangan macam-macam”
“wow… lee hyukjae memang selalu melindungi gadisnya, baiklah aku akan menjaganya dengan baik, kapan dia bisa mulai bekerja?”
“besok saja, malam ini aku harus melakukan sesuatu padanya”
“menidurinya begitu?” mwo? Hyukjae meniduri ku?.
“kau gila hae, tidak mungkin, hanya memberika padanya sedikit wejangan, sudah aku pergi dulu besok ku antarkan dia kemari” hyukjae lalu menarik ku keluar ruangan itu, sepanjang melewati area club malam ini dia terus berjalan sambil memeluk ku, tapi akupun hanya diam saja karena disekeliling ku pun sangat menyeramkan, yeoja dan namja berciuman disembarang tempat. Memuakan sekali.

***

Hyukjae membawa ku kesebuah toko pakaian, dia menyuruh ku memilih pakaian.
“kau pilih saja, nanti kau bisa ganti kalau sudah dapat gaji” ku pikir ini gratis tapi lumayan daripada aku tidak punya pakaian. Setelah membeli beberapa pakaian dan celana, dia membawa ku ke supermarket.
“hyuk kau tidak akan meniduri ku kan?” dia tersenyum kemudian mendekati ku
“atas dasar apa? Kau jangan termakan ucapan donghae, dia hanya bercanda”
“aku hanya takut kau melakukannya”
“tenang saja asal kau tidak menggoda ku, itu tidak akan terjadi”
“ya kenapa aku?”
“tentu saja,,, kalau kau berani menggoda ku, aku tidak bertanggung jawab berbuat lebih pada mu jadi jangan buat aku suka pada mu, arraseo?!”
“huh… lagipula aku tidak tertarik pada mu jadi takan menggoda mu”
“baguslah, oh ya pink kau bisa masak?” tanya nya
“bisa, kau mau aku masakan apa?”
“hmmm kita makan samyengtam saja, dan ttokboki”
“itu sangat mudah”
“baiklah kau pilih bahan-bahannya, malam ini aku gajian jadi kita bisa makan enak”
“hyuk memangnya kau kerja apa?”
“kau tidak usah tahu, oh ya malam ini kau bisa tidur dikamar ku”
“mwo? Berdua dengan mu?”
“ahni, hanya kau, aku tidak akan pulang malam ini”
“he? Kau mau kemana?”
“ada urusan, nanti jangan lupa kunci pintu dan kamar juga, oh ya kau besok mulai kerja jam 5 sore, nanti ku antarkan”
“arraseo… gomawoyo hyukjae, kau terlalu baik terhadap ku”
“tidak masalah, semuanya sudah dibelikan? Kajja…”

***

Setelah makanannya matang semua aku menyiapkannya diatas meja makan, dia sedikit misterius tapi baik. Ku hampiri dirinya yang sedang menonton tv.
“ayo makan, sudah siap” dia mengikuti ku dan duduk dihadapan ku.
“hmmm pasti enak sekali” kuambilkan makanannya kemudian mengaduk ttokboki yang masih kumasakan diatas meja
“tentu saja, oppa ku sangat menyukai masakan ku”
“tapi dia tega menyusahkan mu pink, tega sekali,,,” aku hanya tersenyum malas sekali membahas oppa ku itu. Setelah makan dia tengah bersiap-siap sedangkan aku sedang mencuci piring kotor.
“aku pergi pink” aku langsung menghampirinya sambil membawa scraft-nya.
“pakailah ini juga diluar sangat dingin” dia hanya tersenyum dan membiarkan ku memakainnya
“gomawo pink” omo…. Dia mencium pipi ku, aku hanya diam sambil memegang pipi ku yang baru saja dicium olehnya.
“itu hanya ucapan terima kasih kau sudah memasakan makanan enak untuk ku oh ya jangan lupa kunci pintu” aku hanya mengangguk benar-benar membeku dibuatnya. Jantung ku rasanya masih belum berdetak dengan normal lagi.

***

Pagi pagi sekali aku sudah bangun, segar sekali,,, aku langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka kemudian ke dapur membuat susu.

Tok tok tok

Aku menuju pintu namun karena takut aku tidak langsung membukanya.
“nuguseyo?”
“aku lee hyukjae” setelah tau dia yang didepan pintu aku langsung membukanya, wajahnya terlihat lesu sekali, dia langsung duduk lemas di sofa.
“pink bisa buatkan aku kopi?”
“tidak baik minum kopi, aku buatkan teh hangat atau coklat panas bagaimana?”
“terserah saja, hah ngantuk sekali” aku langsung membuatkannya coklat panas dan juga roti bakar, sepertinya dia sangat kelelahan.
“pink…”
“ne?” aku menghampirinya menyerahkan sarapan dan juga coklat panasnya, menungunya mengatakan sesuatu namun dia hanya menutup matanya.
“makanlah dulu setelah ini kau bisa mandi, mau ku siapkan air hangat?”
“tidak usah, bisa kau pijat punggung ku?”
“oh baiklah” dia membelakangi ku dan aku langsung membuka jaket kulitnya menyimpan dimeja dan segera memijat punggungnya, tubuhnya jelas tidak lembek. Setelah lumayan lama aku menghentikan pijatan ku namun tubuhnya terjatuh dipangkuan ku. Dia tidur???
Ku lihat dengan seksama wajahnya, lumayan tampan dengan rambut blondenya itu. Aku kaget karena Ponselnya berdering…
“pink bisa angkatkan bilang aku sedang tidak ada dirumah”
“dari siapa memangnya?”
“dari siapapun bilang aku tidak ada” aku menerima ponselnya

“ne yoboseyo?”
“ini nomor hyukjae oppa kan?”
“ah ne benar, anda siapa?”
“harusnya aku yang bertanya kau siapa? dia kemana? Aku ingin bicara dengannya”
“ah mianh, dia sedang tidak ada, mau titip pesan”
“lalu kenapa ada pada mu ponselnya”
“aku…” hyukjae merebut ponselnya lalu memutuskan sambungannya, bahkan membuka batrenya.

“yeoja mu yah?”
“bukan urusan mu pink, biarkan aku seperti ini sejenak” dia kembali menutup matanya, jincha dia tidur dipangkuan ku ahhh aku kan mau mandi.

***

Tidak terasa sudah mau satu bulan aku tinggal dirumah hyukjae dan bekerja di club malam milik donghae sahabat hyukjae. Tapi sampai saat ini aku tidak tahu apa pekerjaannya, dia kadang beberapa hari tidak pulang, setiap ku tanya tak ada jawaban darinya. Tapi entah kenapa kami seperti tidak ada jarak, seperti sahabat bahkan lebih,,, dia tidak pernah membiarkan ku kemanapun sendirian, setiap ada dirumah aku yang menyiapkan segala keperluannya, bahkan setiap malam aku tidur dikamarnya dan dia yang tidur di sofa, aku tidak enak sekali tapi dia yang menyuruh ku. Ah jadi ingat malam ini dia berjanji menjemput ku pulang kerja, katanya dia mau mengajak ku ke namsang tower. Seperti biasa dia sudah gajihan jadi akan mentraktir ku.
“pulang dengan hyukjae?” aku langsung berbalik kala donghae bertanya pada ku
“ne,, waeyo?”
“ahni,,, aku hanya penasaran, kau untuknya adalah apa?” aku mengerutkan kening mencerna pertanyaannya
“aku untuk hyukjae? Maksud mu hubungan kami?” dia mengangguk pasti dengan senyuman yang bisa saja memabukan para yeoja.
“teman, mungkin”
“mengapa tidak yakin? Kau kenal dia sejak kapan?”
“sehari sebelum aku dibawa kesini, waeyo,,, kau penasaran sekali?”
“tentu saja, aku tidak pernah melihat hyukjae mengenal mu sebelumnya, dan aku tahu semua yeojanya jadi aku hanya sedikit kaget” jadi maksudnya lee hyukjae adalah playboy?
“aku bukan yeojanya, kalau itu yang mau kau tahu” ucap ku datar
“oh… kau tau kehidupan dan pekerjaannya?”
“tidak, aku hanya tau kesehariannya, dia tidak mau memberitahu ku, kau tahu?”
“tentu saja aku tahu, dia kan sahabat ku,,, kalau kau mau tau dia bekerja…”
“cukup hae,,,” aku menengok kebelakang karena mendengar suaranya,,, dia turun dari motornya dan menghampiri kami yang berdiri didepan club.
“kau datang disaat yang salah hyuk… memangnya kenapa kalau aku beritahu dia?”
“tidak usah repot repot hae, aku bisa memberitahunya nanti jika waktunya sudah tepat”
“kau tidak biasanya misterius seperti ini lee hyukjae”
“aku tidak punya banyak waktu, kami harus pergi,,, terima kasih telah menjaga pink” hyukjae langsung menyuruh ku menaiki motornya. Sepanjang perjalanan aku hanya diam sama halnya dengannya diam.

***

Dia menghentikan motornya disebuah toko…
“tunggu sebentar aku beli sesutu dulu”
“ne…” dia tersenyum kemudian masuk kedalam toko, aku membuka helm ku dan turun dari motor, hanya menyandarkan tubuh ku pada motor sambil membuka ponsel ku. ku lihat wallpaper ponsel ku dan aku tersenyum melihatnya, sudah 2 minggu poto itu bertengger di wallpaper ponsel ku, poto ku bersama hyukjae dia sangat lucu sekali, kami sama-sama menggembukan pipi.

***

“ya bangun kau wanita jalang” aku mencoba membuka mata ku, mencoba memperjelas pandangan ku, aissshhh tangan ku diikat? Aku melihat keseliling ada beberapa orang bertubuh besar dan seorang yeoja berdiri dihadapan ku.
“kenapa menculik ku?” tanpa basa basi aku bertanya padanya, dia yeoja yang cantik, tinggi dan terlihat seperti orang kaya.
“sebenarnya aku hanya buang buang waktu saja menculik mu nona, tapi ini satu-satunya cara agar lee hyukjae mau menemui ku” apa dia bilang? Lee hyukjae? Ok biar aku tebak… dia kekasihnya? Mantannya? Atau wanita yang mengejarnya?
“lalu kenapa melakukannya? Dan tentang lee hyukjae,,, apa hubungannya dengan ku? dan kau apakah kekasih nya?”
“kalau dia sudah datang kau akan tahu”
“aku tidak ada hubungan apa-apa dengannya, jadi sebaiknya kau lepaskan aku, dia tidak akan perduli pada ku”
“tidak ada hubungan apa-apa? Lalu kalian tinggal satu rumah dan dia selalu menghindari ku demi menemui mu itu artinya apa hah?” sebuah tamparan mendarat di pipi ku. shittt… kalau tangan ku tidak terikat pasti ku balas kau brengsek, umpat ku, dia mengangkat dagu ku hingga jarak kami sangat dekat.
“cesia cukup…” kami sama-sama melihat kearah suara itu, hyukjae sudah ada disamping yeoja itu namun dia dikelilingi oleh 2 orang bertubuh besar.
“kau datang juga… hmmm aku tidak suka basa basi, langsung saja…”
“apa yang kau mau?” cesia mengusapkan tanganya disekitar wajah hyukjae…
“kalau kau mau aku melepaskan yeoja itu, berarti kau harus menjadi kekasih ku lagi hyukjae”
“kalau aku tidak mau” tatapan hyukjae pada cesia sangat dingin sekali
“ada option kedua… setidaknya kau mau tidur dengan ku” aku membulatkan mata ku…
“kita tidak mungkin melakukannya ces” hyukjae sedikit geram…
“kalau kau tidak mau tidur dengan ku, maka anak buah ku akan menidurinya” aku semakin shock dengan kata-kata yeoja itu apalagi saat dia menatap ku dengan penuh kebencian.
“ya cesia,,, kenapa kau jadi seperti ini, aku tidak akan melakukan kedua harapan mu itu, terlalu gila” hyukjae kemudian melihat kearah ku, wajah ku mungkin sudah snagat kacau karena cemas dan ketakutan. Dia menghela nafas.
“baiklah….” Apa yang akan dia pilih?
“hyuk andwe… kau bisa jelaskan padanya kita tidak ada hubungan apa-apa jadi kau tidak bertanggung jawab atas ku” cesia mendekati ku
“diam kau…!!! Kau itu hanya wanita penggoda” cesia lagi lagi menampar ku dan sekarang darah segar mengalir disudut bibir ku. aku tau hyukjae dihadapan ku sekarang, tangannya mengangkat wajah ku hingga kami berhadapan…
“gwenchana?” wajahnya penuh kecemasan sekali, dia mengusap darah dibibir ku.
“hyuk kau tidak perlu melakukannya…”
“aku tidak akan membiarkan mu ditiduri mereka, ini masalah ku jadi akan ku selesaikan, kau jangan khawatir”
“sudah?” tanya yeoja itu…
“lepaskan dia, dia tidak ada hubungannya dengan urusan kita ces…”
“aku hanya butuh keputusan mu lee hyukjae”
“aku tidak akan tidur dengan mu apalagi menjadi kekasih mu lagi, aku tidak ada perasaan apapun terhadap mu sekarang, itu masa lalu ces”
“tapi aku masin mencintai mu hyuk, sangat”
“seberapa pun kau memohon aku tetap tidak bisa membuka hati lagi untuk mu”
“kau mencitainya?” hyukjae sekilas menatap ku
“dia tidak ada hubungannya ces mengertilah”
“jawab hyukjae, aku tahu kamu”
“kalau kau tahu aku, pasti kau tahu jawabannya tanpa kuberitahu”
“oh ok kalau itu mau mu”
”kalian bawa yeoja itu lakukan semau kalian dan namja ini juga ku serahkan pada kalian” cesia langsung pergi dengan air mata yang menetes dipipinya. Hyukjae langsung membuka ikatan ku, membangkitkan tubuh ku namun beberapa orang yang sedari diam berjaga mulai mendekati kami.
“pink apapun yang terjadi kau harus lari”
“tapi, kau?’
“aku akan membereskan mereka dulu”
“aku temani” seseorang menangkap ku sedang 3 orang itu menyerang hyukjae, mereka berkelahi,, hyukjae berhasil memukul ketiga orang itu namun mereka belum menyerah.
“aaaaaaaaaaaaaa” hyukjae ambruk karena dipukul oleh kursi dari belakang, dia dipukuli,, apa yang harus ku lakukan? Aku mencoba melepaskan orang yang memegang ku ini namun susah sekali, hyukjae bisa bangkit kembali akhirnya, tapi orang ini melempar ku ke lantai dan mulai mendekati ku, aku terus mundur sampai di tembok.
“ya jangan lakukan apapaun terhadap ku” teriak ku namun orang itu menampakan wajah evilnya. Dia mencengkram tubuh ku dan berusaha mencium ku. aku terus meronta sampai aku tertidur dilantai dan orang itu berhasil menindih ku.
“diam kau, atau aku akan kasar” ucap orang itu tapi aku tidak diam aku terus melawan sampai orang itu merobek sebagian atas pakaian ku, ya tuhan selamat kan aku. Hyukjae…
Air mata ku tak kuasa ku tahan, wajah orang itu semakin dekat, dia merobek semua pakaian ku dan mencoba mengarah ke leher dan payudara ku, aku masih meronta.
“hyukjaeeeeee” jerit ku. namun ku lihat dengan tidak jelas dia masih berkelahi dengan satu orang.
“tubuh mu bagus sekali” ucap orang itu yang meremas payudara ku, hingga aku kembali menjerit karena sakit sekali.
“ya bajingan kau” orang itu terjungkal kesamping karena pukulan hyukjae, akhirnya mereka berkelahi dan dengan mudah hyukjae menyelesaikannya karena dia memukul orang itu dengan balok kayu. Aku menutup dada ku yang masih memakai bra dengan kedua tangan ku, dia menghampiri ku lalu membuka jaketnya. Membangkitkan tubuh ku lalu memakaikan jaketnya.
“mianhe…” ucapnya pelan. Dia langsung menggendong ku keluar dari gudang kosong itu hingga didekat motornya dia menurunkan ku, ku lihat tangannya berdarah.
“hyuk kita harus ke rumah sakit”
“ini luka kecil kita obati dirumah saja”
“tapi…”
“cepat naik sebelum anak buahnya bangun dan mengejar kita lagi” dia menyerahkan helm-nya, aku segera naik. Dia mengendarai motornya dengan kecepatan penuh, tiba-tiba tangan ku basah aku melihatnya dan itu darah, aku langsung melihat dari lehernya menetes darah. Apa dia terkena pukulan dikepalanya?

****

Aku benar-benar tidak bisa tidur, sedangkan dia sedang terbaring tak berdaya, semalam saat masuk kedalam rumah dia langsung pingsan dengan susah payah aku memapahnya ke kamarnya. Luka dibelakang kepalanya sudah ku obati bahkan luka dipunggungnya yang memar. Maaf lee hyukjae aku dengan terpaksa membuka kaos mu, untuk mengobati luka mu.
Sekarang sudah jam 8 pagi, aku harus membuatkannya sarapan. Langkah kaki ku rasanya lemas sekali, semalam benar benar lebih mengerikan daripada dikejar para penagih hutang itu.

“kau mencitainya?” hyukjae sekilas mrnatap ku
“dia tidak ada hubungannya ces mengertilah”
“jawab hyukjae, aku tahu kamu”
“kalau kau tahu aku, pasti kau tahu jawabannya tanpa kuberitahu”

Kenapa aku mengingat kata-kata itu, perasaan hyukjae terhadap ku? ah tidak mungkin…
“kau masak apa?” jantung ku langsung berdetak dengan cepat, dia dibelakang ku sekarang, kenapa tubuh ku menjadi tiba-tiba kaku. Hyukjae jebal jauhkan tubuh mu dari ku.
“bubur untuk mu, kenapa bangun? Badan mu sedikit panas dan luka mu itu pasti masih sakit”
“aku tidak suka bubur pink, bisa buatkan yang lain?” aku berbalik dan malah semakin menambah detakan jantung ku, dia dihadapan ku ‘half naked’ aku menelan ludah ku dengan susah payah karena badannya yang berbentuk itu.
“kau.. harus tetap makan bubur” aku tidak berani menatap wajahnya, ku balikan tubuh ku lagi. Rasanya sesak sekali…
“aku tidak akan memakannya”
“ya lee hyukjae sekarang kau duduk lah dengan manis, sebentar lagi matang aku tidak mau tahu kau harus memakannya”
“bagaimana kalau aku tetap menolak” aku menghadapnya lagi, aigooo dia kenapa tersenyum seperti itu.
“aku akan memaksa mu, menyuapi mu kalau perlu” kenapa wajahnya mendekat
“aku tidak mau pink” repleks aku memajukan bibir ku, cemberut dihadapannya.
Chu~
Omo… dia mengecup bibir ku? hanya mengecup tapi membuat ku terdiam membeku.
“kau…” sangat telat sekali teriakan ku ini
“sudah ku bilang pink, bibir mu sangat menggoda saat cemberut” setelah tersenyum dia pergi begitu saja dari hadapan ku. tuhan namja ini..

***

Agar dia mau memakan bubur buatan ku akhirnya aku berakhir menyuapinya, kami sedang duduk disofa depan tv,, dia focus menonton tv walau sedang ku suapi.
“pink siapa nama korea mu?”
“kau tidak perlu tau”
“aku ingin tau”
“sampai kapan pun aku tidak akan memberi tau, satu suap lagi”
“apa hanya aku yang tidak tau nama korea mu?”
“yup…”
“kenapa hanya aku?”
“molla… oh ya hari ini aku sudah minta izin libur pada donghae”
“hmm,,, kenapa kau izin?”
“aku akan menjaga mu pabo… kau kan sedang sakit”
“kau yang pabo,,, aku tidak apa-apa ini hanya luka kecil, nanti malam aku ada urusan jadi kau bekerja saja”
“aku tidak mengizinkan mu keluar rumah lee hyukjae, kau sedang sakit”
“kau tidak bisa melarang ku, pinkan… kecuali kita pergi malam ini sebagai pengganti malam kemarin”
“aku tidak mau kau sedang sakit hyuk, tapi kemana?”
“haha… tidak mau tapi kau bertanya,,, pabo” aku hanya tersenyum.
“kita dirumah saja, kau mau apa? Hmmm kita bisa menonton film semalaman, main kartu, barbeqiu, atau…” kata-kata ku terhenti, bibirnya menyentuh bibir ku dengan lembut, tidak tahu harus berbuat apa hanya diam, dia mulai menggerakan bibirnya melumat bibir ku, tangannya mendorong tengkuk ku agar semakin mendekat sehingga dia lebih dalam mencium ku. aku bisa merasakan ciumannya yang hangat dan lembut namun aku tidak mengikuti permainnya.
Wajah kami sangat dekat, dia menatap ku tajam, aku sedikit kikuk dan menundukan wajah ku,, dia kembali mengangkat wajah ku hingga kami kembali berpandangan.
“mainh… aku tidak bisa mengontrol hasrat ku” aku masih diam
“kau marah?” wajahnya mulai serius, aku repleks menggeleng.. sepertinya aku sudah terkena hipnotisnya. Melihat senyumannya malah semakin memabukan ku.

***

Entah mau kemana hari ini hyukjae membawa ku dengan motornya, katanya sih piknik jadi aku sudah membawa bekal makanan. sepanjang perjalanan kami isi dengan obrolan-obrolan yang ringan dan penuh tawa, dulu dia tidak seceria sekarang hanya sikap dingin yang aku dapat tapi setelah kejadian hari itu, dia sedikit berubah, lebih hangat.
Setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama, akhirnya kami sampai dipantai,, aku langsung berlari ke pantai sambil berteriak karena senang. Ini sudah sangat lama sekali tidak ke pantai, aku sampai lupa kapan terakhir ke pantai.
“hyukjaeeee ppali… ah pantaiiiiii” dia berjalan dengan santai, aku sudah sampai dipantai, segar sekali saat angin menerpa tubuh ku.
“choayo?”
“choooaaaa,,, gomawooo hyuk” aku duduk dipasir diikuti olehnya.
“aku tidak menyangka kau akan membawa ku ke pantai”
“pink aku butuh bantuan mu”
“apa yang bisa ku bantu?” aku masih menatap pantai menghirup sebanyak banyaknya angin segar yang sedang ku rasakan.
“menikah dengan ku” menikah? Ku lihat kedalam matanya, tak terlihat dia sedang bercanda..
“kau tidak sedang mabuk kan hyuk?”
“aku serius pink”
“tapi kenapa aku harus menikah dengan mu? Kita tidak ada hubungan apapun”
“jawab aku pink, kau mau atau tidak?”
“alasannya hyukjae, aku butuh alasannya”
“cesia menggunakan orang tua ku, agar kami bisa menikah” lagi-lagi yeoja itu, masih belum menyerah juga rupanya.
“kalau aku sudah menikah, orang tua ku pasti tidak akan memaksa, jadi aku butuh bantuan mu pink” genggaman hyukjae membuat ku lemah, tatapan matanya dalam sekali, aku hampir tidak bisa bernafas dengan jarak sedekat ini.
“yeoja mu?” entah apa yang ku pikirkan, aku ingin menjawab iya namun aku takut.
“aku tidak punya yeoja chingu kalau itu yang mau kau tahu”

***

Saat saat menegangkan sudah terlewati, namun tubuh ku masih lemas setelah menandatangani surat perniakahan ku dengan lee hyukjae, secara hukum kami sudah sah menikah. Lee heesya kau memang bodoh atau apa bisa-bisanya masuk kedalamnya.
“malam ini dandan yang cantik, kita akan bertemu keluarga ku”
“kenapa buru-buru sekali? Aku takut”
“malam ini mereka akan membicarakan pernikahan ku dengan cesia, jadi ini saat yang tepat,,, dikamar sudah ada gaun, sepatu dan aksesorisnya, dandanlah yang cantik, aku pergi dulu” mata ku mengerjap pelan saat bibirnya mengecup bibir ku.
“ya jangan sembarangan mencium ku”
“kita kan sudah menikah pink… ah bukan tapi lee heesya”
“tapi bukan berarti kau melakukan hal itu seenaknya, aku tidak suka dipanggil heesya”
“baklah nyonya lee.. aku pergi dulu”

***

Kami sampai didepan dirumah hyukjae, aku tak mampu berkedip melihat rumah yang megah dihadapan ku sekarang, jadi dia selama ini anak orang kaya? Ini baru luar rumahnya. Tangan ku erat sekali memeluk lengan hyukjae saat kami berjalan, bagaimana kalau orang tua hyukjae memarahi ku? tuhan aku benar-benar tidak tenang.
“hyuk… aku tegang sekali”
“kau harus bisa bersikap normal, orang tua ku sangat baik… pasti mereka menyukai mu”
“kalau baik, kenapa kau susah-susah menikah dengan ku, kau cukup bilang tidak mau menikahi cesia”
“kau tidak akan mengerti, sudah sekarang lihat aku” hyukjae memegang kedua tangan ku, mata kami saling menatap
“ada aku, kontrol emosi mu… kita sudah melakukan 1 tahap, ini yang terakhir dan harus berhasil” aku mengangguk pasrah. Ketika pintu dibuka mata ku tak mampu berkedip ya tuhan rumahnya benar benar sangat mewah, dia terus menggandeng ku dan sampailah kami disebuah ruangan yang sangat besar disana ku lihat ada cesia mungkin dengan orang tuanya
“annyeonghaseyo” sapa hyukjae, kami bersamaan menghormat, ok mereka semua menatap ku termasuk cesia dengan tatapan penasaran.
“mianhamnida kalau aku telat, aku tidak akan berbasa basi… soal perniakahan dengan cesia, aku menolaknya”
“kenapa hyukjae?” tanya seorang wanita paruh baya, mungkin itukah omma hyukjae?
“ada beberapa alasan, yang pertama aku tidak punya perasaan terhadap cesia dan yang kedua aku sudah menikah” semuanya berdiri, hyukjae mengeratkan genggamannya.
“kau jangan bercanda? Kami sudah menentukan pernikahan mu dengan cesia”
“terserah, yang pasti aku tidak bisa dipaksakan… ini surat nikah kami kalau kalian tidak percaya” hyukjae menyimpan buku nikah kami diatas meja, appanya langsung mengambil dan memeriksanya, ku lihat cesia sekilas dia menahan emosinya namun air matanya menetes beberapa kali.
“baik,, aku sudah menyampaikan apa yang mau ku katakan, mianh aku tidak bisa ikut makan malam.” Hyukjae menarik ku pergi
“lee hyukjae” cesia menghalangi langkah kami, wajahnya sudah penuh dengan air matanya.
“urusan kita sudah beres ces”
“jadikan aku yang ke dua” mata ku membulat mendengar permohonannya, hyukjae masih diam
“tidak mungkin ces”
“aku rela hyuk, jeongmal…”
“tapi istri ku belum tentu rela jika aku mendua”
“jebal….”
“aku hanya akan punya satu istri… mianhe ces, kau bisa mendapatkan namja yang lebih baik dari aku dan yang pasti bisa mencintai mu dengan sepenuh hati”
“tapi aku hanya mencintai mu hyuk tidak ada namja lain”
“pasti ada ces.. aku yakin… kau berhak bahagia” hyukjae menarik ku meninggalkan cesia yang mulai ambruk terduduk dilantai dengan tangisannya.

***

“hah lega sekali rasanya” hyukjae meregangkan tubuhnya dihadapan ku sedangkan aku langsung duduk disofa, jujur aku pun rasanya lega walaupun sedikit tidak tega pada cesia tapi jika mengingat penculikan itu rasanya dia cukup pantas mendapatkannya.
“hyuk kenapa kau memilih tinggal di apartemen kecil?” dia berbalik kemudian menghampiri ku
“aku tidak suka aturan yang ada dirumah”
“jadi pekerjaan mu yang selama ini kau tutupi?”
“aku punya perusahaan pink… “
“kalau kau tidak pulang?”
“aku sedang ke luar negeri mengurus perusahaan yang diluar kadang hanya meeting, ada lagi yang ingin kau tahu?”
“pernikahan ini akan berakhir sampai disini kan?”
“ne?”
“orang tuamu pasti sudah membatalkannya, jadi pernikahan ini sudah tak beralasan lagi bukan?” dia menghadapakan ku menatapnya.
“perniakahan itu bukan main-main pink, tidak semudah itu untuk diakhiri”
“tapi…”
“aku tidak akan menceraikan mu pink, selamanya kita akan menjadi suami istri” mata ku membulat mendengar ucapannya, aku tidak tahu dengan perasaan ku sekarang,,, wajahnya semakin dekat hingga bibirnya ku rasakan sudah menyentuh bibir ku kemudian memasukan lidahnya dan mulai mengsplore rongga mulut ku, aku hanya diam tanpa membalas ciumannya, dia masih melumat bibir ku semakin lama semakin kasar dan penuh nafsu, aku hampir kehabisan nafas namun dia masih menyedot bibir ku bergantian atas bawah, hingga tubuh ku semakin turun dan tertidur di sofa, ciumannya semakin dalam dan kasar. Aku tidak mampu lagi menahan semuanya, ku kalungkan tangan ku kel hehernya dan ku balas ciumannya hingga kini kami bermain lidah dan saling melumat.

***

Mata ku terbuka dan kejadian semalam mulai terbayang dibenak ku lagi, ku lihat kesamping hyukjae masih tertidur dengan pulas, tangannya melingkar ditubuh ku yang masih polos. aku masih tidak percaya semalam kami melakukannya, rasanya tiba-tiba sekali, namun semuanya sudah terjadi.
“pagi pink…” sapanya saat membuka mata, mata kami bertemu namun aku malu sekali ditatap olehnya seperti itu.
“pagi” jawab ku singkat. Tangannya mulai bergerak namun malah mengusap lembut perut ku membuat tubuh ku merinding seketika
“ya…” bentak ku, dia malah tersenyum.
“aku lapar, semalam melelahkan sekali”
“aku akan masak” ku lepaskan tangan hyukjae, namun dia malah menindih ku hingga dada kami berhimpitan.
“yaaa apa yang kau lakukan?”
“hanya ingin menggoda mu… kau lucu sekali pink, lihat wajah mu merah” sial, sejak awal aku sudah tau kalau dia itu mesum. Sekarang malah meledek ku…
“kau menikahi ku bukan semata-mata karena menghindari cesia kan?”
“ne?”
“bilang saja kau sudah jatuh cinta pada ku hyuk, sejak kapan?”
“sudah ku bilang kan,,, kalau kau berani membuat ku jatuh cinta mu maka akan berakhir ditempat tidur? Dan sudah aku buktikan perkataan ku namun sebelumnya, aku ingin resmi memiliki mu”
“iyah intinya kau jatuh cinta pada ku”
“hmm…mungkin, sejak kapan yah? aku lupa”
“mungkin?” setelah mengecup bibir ku dia bangkit dan masuk kedalam kamar mandi. Ku eratkan selimut ku dan tersenyum bahagia, aku sangat bahagia sekali memilikinya. Aku tidak tahu sejak kapan menyukainya tapi hari ini sungguh hari yang paling bahagia dalam hidup ku, walaupun aku kehilangan kakak ku tapi tuhan mengirimkannya untuk menjaga ku juga membahagiakan ku tentunya.
“lee heesya,,, kau jangan membayangkan yang semalam, kalau kurang puas tunggu aku selesai mandi”
“mwo?” ku lemparkan bantal sekena ku namun dia menutup kamar mandinya
“sudah mengaku saja, tunggu 5menit lagi ya sayang” dia kembali membuka pintu kamar mandi dan menyembulkan kepalanya
“ya lee hyukjae aku tidak seyadong itu” aku ingin bangkit untuk memukulnya namun tubuh ku masih naked mana aku bisa bangun
“kasian sekali istri ku ingin memukul ku?” dia berjalan menghampiri ku dengan memakai handuk yang hanya dililitkan dipinggangnya, dengan susah payah menelan ludah ku sendiri
“aku sudah dihadapan mu, silahkan lakukan sesuka mu” kenapa dia memasang wajah se-inoccent itu? Membuat ku salting saja.
“kau tau wajah mu itu membuat ku tidak bisa bernafas dengan benar, jadi sekarang cepat pakai pakaian mu dan keluar dari kamar aku mau mandi”
“jincha? Mau ku berikan nafas buatan?”
“ya…” ku pukul tubuhnya namun dia menahan tangan ku, aku mohon lee hyukjae jangan.
ku pejamkan mata ku saat bibirnya mencium ku, ini sudah kesekian kalinya dia mencium ku namun tetap membuat ku gemetaran, dan lemas seketika hingga tak terasa dia sudah menindih ku memperdalam ciumannya, menyapu semua bagian bibir ku, nafas saling memburu sangat ku rasakan karena ciuman yang kami lakukan semakin dalam, berrbagi saliva dan bergantian saling menyedot bibir masing-masing.
“aku tidak tahu kapan mulai mencitaimu, yang ku tahu aku membutuhkan dirimu dalam hidup ku” ku belai pipinya dengan lembut hingga matanya terpejam merasakan sentuhan ku
“aku juga tidak tahu kapan yang jelas aku tidak bisa hidup tanpa mu lee hyukjae,,,” perlahan dia membuka matanya dan kami saling berpandangan, tatapannya yang penuh cinta itu membuat ku menarik ujung bibir ku untuk tersenyum.
“bisa ku pastikan kau bahagia dan aman bersama ku pink”
“aku percaya” dia menenggelamkan ku kedalam pelukannya, hangat dan nyaman. pink in story life happy ending~

***END***

hoho…. ini ide dadakan dari mimpi tapi dimimpi cuma awalnya aza dilanjut deh dalam ff kkkkkk jadi ceritanya ngalor ngidul deh. jadi mianh c’kunyuk rada kalem so cool gini wkwkkw sifat monyetnya lagi ilang gak banyak tingkah tapi tetep yadong hahaha

43 comments on “Pink in Story Life

  • baguuuuuuuuuuuuuuuuuuusssssssss

    aku kira job nya eunhyuk itu awalnya mafia lho kak..
    ternyata dia punya perusahaan.

    lol ceritanya instan tapi keren. semuanya berjalan secara cepat dan kilat.
    pertama ketemu langsung ngajakin cewe nyasar(?) tinggal dirumah. waaaahhhh pengen deh jadi cewe nyasar gitu. lol

    cesia. nama baru diucapan ku. lol aku langsung ngebayangin jina pas nama cesia muncul. hahahaha *karna weird wedding nih*

    terus-terus, cara eunhyuk ngejelasin dia udah married itu lho kak…
    simple banget. *that’s why he’s kinda Mr. Simple lol*

    hehehehe
    terus terus, aku suka banget karna itu nya di skip langsung sama kakak. hehehehe

    bikin sequel dong kak :3

    • thankhyuuuuuuuukkkkkkk….

      mafia? wkwk emang kesannya kaya mafia yah serba dirahasiain apalagi mainannya club malam.
      kakak juga mau tuh pura” gak punya rumah trus diajakin tinggal bareng. kyyyaaaaaa

      cesia itu nama yg kakak suka… dr kata ‘princess’ kadang pengen dipanggil cesia haha atau pink…
      ya jina? wah wah wah bohay dunk,,, bisa lah bayangin dy juga.

      bwara mr.simple simple… kelewat simple krn alurnya cepet nih mianh yah. lagi males bikin nc say huhu, sequel hmmm? gak janji haha

  • aku kan msih dibawah umur kaka… jadi kalo ada adegan gitu-gitu nya suka di skip sampe nyari-nyari lanjutan cerita nya yg udah ga ada itu lagi./halah,padahal kadang baca part itu nya juga-_-

    iya kaka… karna dia itu terlalu misterius and main nya di club, apalagi pas dia tiba-tiba dateng itu yg digambarkan wajahnya letih sekali itu.. aku mikirnya dia abis ngejar-ngejar orang ato apaaa gitu.

    gatau. tiba-tiba aja kebayang jina disitu. hahaha boleh dong.. kan ceritanya si heesya badannya bagus, masa cesia mau kalah sama pink??? lol

    • oh iyah lupa haha….
      eh ngasih bocoran,,, pas bikin bingung tau tu unyuk mau dibikin kerja apa ending’y ngajak nikah juga ide dadakan loh, haha jd aza pengusaha wahaha,,,,
      kakak bikin ff gak pernah dikonsep jd tergantung jalan cerita mau kemana.
      bener banget aroganya juga dapet jina bgt haha *mianh jina

  • wwwoohhoooooo…..dapet bonus hari ini, 2 ff sekaligusss….
    bacanya ati2 soalnya harus setting ulang karakternya dulu, *keseringan baca weird wedding
    sayang banget nc nya di skip…..wkwkwkwkwkwk, gak ah, yang penting kan ceritanyua,
    keren nie alurnya, tapi jadi inget cerita “I can’t without you” (kalau gaka salah, yang donghae katanya ngutang ato ada masalah trus hyuk bantuin….
    namanya juga 1 author, hahahahaha
    awal ketemu udah dikeluarin yadong nya ….wah wah wah dasar hyuk

    • hhahha…. bisa bedain kan feel’y antara karakter disini m WW….
      baru ngeh emang mirip m i cant without u… untung donghae disini gajadi kakak heesya, kalo ia sama bgt haha…. dasarnya z sama ceritanya beda kkkkkkk

  • Aku suka jalan ceritanya unn..aku suka nyuk yg kalem kaya gini..walopun bkn sifat aslinya sih, walopun suka hyuk yg kalem tpi lebih suka lagi sama hyuk yg bener2 yadong & ga bisa nahan diri kalo dah deket ma sya..baca ff ini bikin otak menghayal yg engga2,biasa’a kan si hyuk maen nyosor ajja & ga tahanan ☺яãŊĞ ‘a..hemmm full skinship nih onn..kayanya seru kalo ada nc’a unn ^^ hahahah otak yadong’a lagi keluar..intinya sih aku suka bgd ma cerita’a..

    • tadinya mau dimasukin nc’y tapi ya itu sifat males malah datang yaudah di skip deh, kalo dimasukin nc bisa beberapa kali tuh ah mulai kan yadong kan *jitak unyuk
      gatau malah bikin unyuk sedikit cool gini berasa beda dy jadi agak dingin tp tetep yadong haha eoni juga suka

  • Aaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~ aku sukaaaaaaaaaaaaaaa~~~
    aku suka bgt hyuk yg kayak giniiiiiii~~~ *twriak gak berenti2*
    omo~ omo~ omo~
    onnie a~~~ daebak !!
    Aku gak mau pake kata daebak kalo gak bener2 hebat >.< jd cerita nya daebak bgt !
    Hyuk jae so sweat bgt deh~~ eh,, so sweet.. Eheheheheh~
    ya ampun…. Makin cinta aja deh sama hyuk..
    ☆*:.。. o(≧▽≦)o .。.:*☆
    Aku sukaaa~ (udah blg berkali2 kayaknya)
    Hahahah~ tp di awal cerita ada yg lucu tuh😀
    Kalimat yg, "oh, tidak bisa" jd inget sule. Bwakakakakakakaka~

    Asli onn, keren bgt nih😀 aku suka hyuk yg kayak gini~ awesome~
    bikin lagi yg lbh awesome ya onn😀 /plak
    Pake nc jg boleh #eaaaa

    • yaaaaaaaaaa zenia kata sukanya banyak banget…. gomawo *popo hyuk

      khahhahahaha iyah bener itu emang onni suka bilang gt tapi baru tau itu kata” sule wkwkwk
      hmmm unyuk beda yah? agak kalem gimana gt, ah cintalah m unyuk…

      kayanya karena suasan lagi melow jadi unyuk dibikin gini, semoga bisa bikin yg lebih dr ini yah

  • Aaaaaaaaaaaa~ cerita sungguh menggodaku😉
    seru banget jalan ceritanya
    Tapi agak kecepatan alurnya, tetep suka kok sama ceritanya ;D
    ah jadi makin cinta sama eunhyuk -,-

  • Wah ff’y keren,crita’y seru and simple., diawl ckp pnsrn ma pkrjaan’y eunhyuk,kira’in da hbngn’y jg ma dunia mlm…eh trnyt pny prushaan sndiri…
    Trnyt si eunhyuk gentleman jg ya tp yadong’y tetap gk ktnggln,udh ciri khas’y x ye.hahaha….

  • kirain niy ff chapter, tnytata one shoot!! bikin sequelnya dunk!??
    Ntah kenapa aku berasa nnton film.. whe…
    Hyuk, kabur dr rumahkah!?? tenyata eunhyuk orng kaya toh!!!
    Pink, beruntung bgt ktmuw hyuk… bener” akhir yg indah!!!🙂

    • hahaha lagi sadar kali c’unyuk tiba tiba berubah kakrakter gt….
      sekuel kalo ada ide dan waktu yah pasti dibuat hoho doain z!!!
      gak aneh,,, hae juga manusia wkwkwk

  • Keren heesya…
    Panjang dan puas bacanya..hohoho
    Iya..disini hyuk bukan monyet.
    Trus oppa nya heesya kemana kok gak balik?trus ortunya hyuk kan belum jelas setuju atau gak.kesannya tuh konfliknya belum selesai.
    Tapi tetep daebak!!!

  • hyuk gentleman banget disini..
    melindungi pink ampe gak peduli klo diri ndiri bakal terluka…
    tp pas awal2 na agak lucu jg ya, si hyuk emank pelid na gak bs ilang..
    jelas2 kaya gt, tp masi mau suru pink gantiin makanannya meskipun ujung2 na dy traktir jg sih.. hahaha..

    oya, gak diceritain ya ortu na hyuk setuju ato gak gt ama pernikahan hyuk..
    jd disini hyuk keq uda putus hubungan donk ama ortu na…
    tp nih ff daebak deh.. maunya dibuat sequel tu ortu hyuk dtg ganggu hub mereka ge.. hahaha..*plak/nih reader byk mau na..🙂

    • makasih kalo suka hehe…

      unyuk kan bertanggung jawab makannya mau ngelindungin pink alias ada maunya dy hihi….
      wah wah minta sekuel nih,,, hoho gimana ntar yah, makasih udah banyak maunya tapi bikin semangat nulis kok….
      ama ortunya mungkin masih jadi teka teki y? ntar klo ada waktu dijabarin deh ama hubungan m kakaknya juga. thanks yah

  • BagUuuuuuuuussssss begeteeeeh onn…
    So sweet sekali. Walau d awal rasanya bacanya agak sedkit ngebut tp mulai ke bawah mulai baguss. Tp kok gk isi NC onn :9 #plak
    Aku kirain s hyukjae itu pria penghibur ternyata pengusaha kaya. Uda ktebak si dia org kaya, tp gk ketebak kalo dia te2p krja d prusahaannya tu. Hohoho
    Bagussss bagusss bagus #lemparcesia

  • Ooh…euhyuk laki bgt dsini,dewasa,cool n g emosional spt biasa…
    Mkn gedebug lophe ni ma unyuk…
    Keren…beda dr yg biasa,tp tetep bagus…
    Walaupun msh ada typo dkt tp g mslh,
    Daebak buat Nyor…

  • hwaahhhh,,, keinget weird wedding
    bagus ceritanya,,coba itu tuan Mokpo,,,hahhaha,,,(gak mungkin)
    kalo hyukpa jadi anak miliuner, pasti haepa sibuk berlayar cari ikan alias nelayan tiap malem, makanya gak pulang berhari2,,hahhahaha,,, PLAK
    aku suka cerita2’a unni,, mian baru comment langsung kali ini, biasanya nitip comment aja lewat blog’a temenku,hhehehe,,,
    aiisshhh,, aku baru comment eh ada pink in story life ending, belum baca, pengen buru2 baca + comment, pasti sama bagusnya,,wkwkwk….
    pokoknya ff ni ceritanya seru,,
    eh unni, kadang bikin eunhyuk oppa’a yang agak cadas kayaknya keren, agak badboy2 gimana g2, playboy dikit kayaknya seru,, hhehe,, soalnya kalau hyuk oppa terus2an baik, cool, keren, mellow,pokoknya semua yang baik2 disini terus2an, aku bisa hanyut lebih dalam ke pesonanya, meninggalkan keamisan tuan mokpo,hhehhe,,,
    yya udah, kepanjangan bgt, geje lg aku comment’a, maaf yya…..
    FIGHTING UNNI…… ”,

  • Whoaaa…. daebak… Hyukpa romntis bgt…
    Mauuuu…
    Hyukpa emng cocok bgt jd suami yg baik.
    Suami idaman,Hyukpa lembut yp tetep yadong#eh???
    cheotta…. ffnya

  • So sweet banget eunhyukkkkk >,<
    Kirain hyuk kerja apaan tuh ampe ga pulang -_-
    Ga taunya perusahaan toh ,
    Lucu yya ketemu tinggal sama sama trus nikah deh #plak wkwkwkw
    Itu si ikan genit deh -____-
    Tpi gpp deh wkwkwk

  • Ketipu gini ternyata sosok eunhyuk misterius malah punya perusahaan haha😀
    Tp coba di selipin nc nya pasti tambah seru *otak yadong
    Bikin kelanjutan nya dong thor wokeee

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: